Rabu, 19 Feb 2020 12:44 WIB

Kenali Gejala Sakit Jantung yang Seringkali Disangka Nyeri Lambung

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Cegah Serangan Jantung Serangan jantung kerap kali disangka nyeri lambung. (Foto: iStock)
Jakarta -

Beredar pesan yang menyebut penyebab meninggalnya Ashraf Sinclair disebabkan oleh GERD atau nyeri lambung yang menekan jantung sehingga organ tersebut tidak berfungsi lagi.

Meski telah diungkap bahwa kedua hal tersebut tidak memiliki keterkaitan, beberapa pasien memang terkadang salah mengartikan sakit lambung dengan gejala serangan jantung.

"Pasien keluhannya nyeri ulu hati, keringat dingin, dan dia bilang dia sakit lambung. Nah tapi dari EKG dan pemeriksaan enzim jantung arah diagnosisnya malah ke arah serangan jantung," kata spesialis jantung dari RS Siloam Karawaci, dr Vito A Damay, SpJP, kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Selain gejalanya sulit dibedakan, serangan jantung bagian bawah memang bisa terasa seperti sakit lambung misalnya begah atau kembung karena letaknya berdekatan.

"Sakit lambung saja harusnya tidak menyebabkan kematian mendadak. Orang bisa meninggal mendadak secara alami penyebabnya antara serangan jantung, stroke atau diseksi aorta," terang dr Vito.

Munculnya rasa sakit di ulu hati, kejang-kejang dan keringat dingin memang umumbya tanda serangan jantung. Saat pasien mengalami nyeri yang disebabkan penyakit jantung, ia juga bisa mengalami gejala penyerta yang lain seperti tubuh tiba-tiba berkeringat.



Simak Video " Aktif Olahraga, Ashraf Sinclair Kantongi Sertifikat Pelatih Crossfit"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)