Kamis, 12 Mar 2020 07:00 WIB

Satu Pasien Corona RI Meninggal, Ini Kaitannya dengan Riwayat Hipertensi

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
ukur tekanan darah Hipertensi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Salah satu pasien positif virus corona COVID-19 di Indonesia meninggal dunia. Disebutkan, pasien warga negara asing (WNA) tersebut punya riwayat sejumlah penyakit termasuk hipertensi.

Statistik global menyebut, kematian pada pasien virus corona memang didominasi oleh pasien dengan riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah. Pasien dengan riwayat penyakit penyerta cenderung mengalami manivestasi lebih berat dari COVID-19.

"Bukan hanya Corona. Infeksi virus pada pasien dengan dasar penyakit jantung dapat mengubah kondisinya jadi tidak stabil," kata dr Vito A Damay, SpJP, dokter jantung dari RS Siloam Karawaci.

Infeksi virus, menurut dr Vito memicu reaksi akut dari masalah jantung dan pembuluh darah. Ketika tubuh berusaha melawan infeksi di paru-paru, jantung dan pembuluh darah ikut kepayahan menyuplai darah ke seluruh tubuh.

"Kemungkinan meninggalnya juga lebih tinggi. Tentu dengan catatan seberapa parah riwayat gangguan jantungnya. Usia yang lebih tua juga berpengaruh," tambah dr Vito.

Riwayat penyakit pasien 25 virus corona di Indonesia yang meninggal diungkap oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/3/2020).

"Pasien ini memang masuk di rumah sakit sudah dalam keadaan sakit berat karena memang ada faktor penyakit yang mendahuluinya, di antaranya adalah diabetes, hipertensi, hipertiroid, dan penyakit paru obstruksi menahun yang sudah cukup lama diderita," katanya.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)