Jumat, 13 Mar 2020 10:38 WIB

Cerita di Balik Viral Aksi Saling 'Todong' Termometer Tembak

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Para pengunjung dan petugas di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat diperiksa suhu tubuhnya saat akan memasuki gedung. Hal itu dilakukan guna cegah penyebaran corona Tiap kali masuk gedung selalu ditodong termometer tembak (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Viral video pemuda dan petugas saling todong termometer tembak. Mic Kelvin, salah satu pembuat video ini membagikan cerita awal mula mengapa ia terpikir membuat video tersebut.

"Sebenernya sih idenya itu adalah petugasnya itu pas saya lagi masuk ke gedung itu kan ada pengecekan tuh, jadi kan ada pengecekan masuk yang harus taruh barang di metal detector. Nah, begitu saya taruh tas di situ lewat metal detector, pas saya mau ambil tas saya, kan saya harus agak bungkuk, nah ketika saya lagi bungkuk itu tiba-tiba saya langsung ditodong thermal gun, lho kok gini," jelasnya saat dihubungi detikcom Jumat (13/3/2020).




Mic merasa tidak nyaman setiap kali masuk gedung selalu ditodong thermo gun, bahkan kadang-kadang tanpa basa-basi. Ia bersama ketiga temannya yang bekerja di salah satu event organizer lalu berniat 'menodong' balik petugas ini sambil direkam.

"Kita juga punya thermal gun karena kan kita kerjanya di bagian PC, kita event organizer PC. Kita juga punya thermal gun tapi yang laser yang lebih kuatnya lah. Nah pas itu aku cerita sama temen-temen aku di kantor, kita todong balik apa, yaudah boleh todong balik, tapi kita videoin aja," lanjutnya.

Meski begitu, ia dan ketiga temannya tak bermaksud untuk bercanda soal virus corona. Bagaimanapun, virus baru ini telah menyebar ke seluruh dunia dan banyak memakan korban jiwa. Organisasi kesehatan dunia WHO telah menetapkan status pandemi untuk COVID-19.

"Sebenarnya sih kita nggak masalahin coronanya. Karena kita cuma pengen ngasih tau aja ini kok ditembaknya gak sesuai SOP gitu, gak ada permisinya, makanya aku di dalam video nggak mau ada apa-apa nggak mau ada suara nggak mau ada apa yang penting gerakan aja udah gestur," tambahnya.



Simak Video "WHO Laporkan Penambahan Kasus Tertinggi Sejak Wabah Corona Terjadi"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)