Senin, 16 Mar 2020 09:33 WIB

Studi Ungkap Corona Bisa Bertahan di Alat Makan Stainless dan Plastik

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
atur dapur dan alat makan untuk diet Virus corona bisa menempel di peralatan makan. (Foto: iStock)
Jakarta -

Wabah virus corona COVID-19 kini semakin menyebar di dunia, bahkan kini sudah masuk ke Indonesia. Virus ini diketahui bisa bertahan diberbagai benda, termasuk peralatan makan dari stainless dan plastik.

Sebuah studi yang dipublikasi di MedRxiv menunjukkan bahwa virus corona bisa bertahan selama dua sampai tiga hari di peralatan stainless dan juga plastik. Hal ini dibuktikan setelah tes laboratorium yang dilakukan oleh tim ilmuwan federal dan akademis di Amerika Serikat.

Dikutip dari Buzzfeed News, penularan virus corona bisa terjadi tidak hanya antarmanusia lewat droplet atau percikan liur. Tapi, bisa juga dari barang atau permukaan terkontaminasi yang kita sentuh lalu tak sengaja tangan juga menyentuh mata, hidung, atau mulut.

Penelitian ini mengatakan bahwa virus corona bisa bertahan berjam-jam hingga berhari-hari di permukaan yang terbuat dari bahan apapun.

Studi sebelumnya telah mendeteksi virus MERS yang juga termasuk jenis virus corona, bisa tahan di permukaan baja dan plastik hingga dua hari. Sementara virus SARS, bisa menetap di permukaan selama lima hari.

David Weber, seorang ahli epidemiologi dan ahli penyakit menular, di University of North Carolina mencatat temuan ini penting karena semakin menjelaskan sifat COVID-19. Namun demikian studi tidak melihat seberapa besar kontak dengan permukaan yang terkontaminasi berkontribusi terhadap jumlah kasus infeksi.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)