Jumat, 20 Mar 2020 05:50 WIB

Tips Menggunakan Termometer Tembak Agar Hasilnya Lebih Akurat

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Pengujung Grand Pramuka Square Mall menjalani pengecekan suhu tubuh, Senin (16/3/2020). Suhu tubuh manusia normal ada di kisaran 36-37 derajat celcius. Jika terukur 30-33 derajat celcius sementara orangnya sehat, ada kemungkinan termometernya tidak akurat. (Foto: Imam Kurniawan)
Jakarta -

Penggunaan termometer tembak di gedung-gedung perkantoran belakangan ini tengah disorot. Beberapa orang menilai hasilnya tidak masuk akal karena ada yang terukur suhunya cuma 31-33 derahjat celcius.

Suhu tubuh normal manusia ada di kisaran 36-37 derajat celcius. Kurang dari 35 derajat celcius, harus dicurigai ada masalah kesehatan seperti hipotermia yang berakibat fatal.

Ahli penyakit tropik dan infeksi dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Erni Juwita Nelwan, SpPD, mengatakan sebenarnya termometer tembak itu bukanlah cara ideal untuk mengukur suhu tubuh. Tetapi ada beberapa cara yang perlu diperhatikan agar hasilnya bisa lebih akurat ketika digunakan.

1. Baca cara penggunaannya

Saat menggunakan termometer tembak, orang yang melakukannya harus membaca dan mengetahui cara penggunaanya.

"Yang terpenting adalah membaca manual yang ditulis saat menggunakan alat, jadi jangan main asal tembak-tembak aja," kata dr Erni.

2. Lakukan di ruangan tertutup

Pengukuran suhu tubuh dengan termometer tembak akan jauh lebih efektif bila dilakukan di dalam ruangan tertutup, daripada di area terbuka.

"Yang bener itu ngukur suhu tubuhnya di dalam ruangan tertutup, ini kan malah diukur di depan pintu. Suhunya berbeda kalau di tempat terbuka, jadi bisa tidak akurat," ucap dr Erni.

3. Tembak di permukaan kulit

Tidak ada batasan untuk memilih area kulit dalam mengukur suhu tubuh menggunakan termometer tembak, tetapi yang paling ideal adalah di sekitar wajah.

"Yang terpenting bersentuhan dengan kulit, cuma kalau di tangan kan sulit. Jadi paling baik emang di muka di bagian dahi dan tidak spesifik, yang penting dia bisa menyentuh area kulit dengan leluasa," jelasnya.



Simak Video "Viral Dokter Ragukan Termometer Tembak, Banyak yang Alami Serupa"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)