Sabtu, 28 Mar 2020 10:31 WIB

Terpopuler Sepekan: Viral Jam 10 Pagi Disebut Waktu Terbaik untuk Berjemur

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Berjemur Berjemur tingkatkan imunitas. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Alex Potemkin)
Topik Hangat Berjemur Jam 10 Pagi
Jakarta -

Sebuah pesan beredar di media sosial yang menyebut waktu terbaik untuk berjemur sebagai salah satu cara meningkatkan imunitas adalah jam 10.00- 11.00 pagi. Dengan berjemur 15-30 menit di waktu tersebut, disebutkan bahwa tubuh mendapat asupan vitamin D paling optimal.

"Pada jam tersebut tubuh kita paling aktif membuat D3 dari matahari, dengan hanya berjemur sekitar 15- 30 menit tubuh kita dapat membuat sekitar 10.000-20.000 IU vit D3, gratis," demikian kutipan pesan tersebut.

Menanggapi, ahli gizi komunitas dr Tan Shot Yen menyebut benar bahwa jam 10 pagi adalah waktu terbaik untuk berjemur. Namun durasinya tidak boleh terlalu lama karena sinar matahari mengandung ultraviolet A yang harus dihindari karena memicu kulit keriput dan kanker.

"Yang kita butuhkan sebetulnya adalah ultraviolet B. Ultraviolet B ini gelombangnya lebih pendek. Itu sebabnya, kita harus tunggu sedikit mataharinya naik. Jadi, untungnya kita di khatulistiwa, jam 10 sudah ada. Itu adalah alasan kita jemurnya jam 10.00," kata dr Tan.

Profesor geriatri dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof dr Siti Setiati, SpPD, KGER, MEpid, dalam penelitiannya juga menyebut sinar matahari memberikan manfaat paling optimal pada siang hari.

"Iya, di atas jam 9, hasil penelitian saya tahun 2003. Mungkin perlu diteliti lagi karena sudah lama," kata Prof Siti saat dikonfirmasi.

Soal risiko kanker kulit bila berjemur terlalu siang, ahli kanker dari RS Cipto Mangunkusumo, Dr dr Andhika Rachman, SpPD-KHOM, mengatakan ada banyak faktor yang berpengaruh. Salah satunya pigmen atau zat warna kulit yang disebut melanin.

"Orang-orang dengan kadar melanin rendah seperti orang Eropa biasanya lebih rentan," jelasnya.

Selain itu, dr Andhika juga mengingatkan durasi berjemur cukup 30 menit asal 60 persen luas permukaan tubuh sudah terpapar. Itu artinya mencakup wajah, tangan, paha, dan kaki.

Namun perlu diingat bahwa berjemur bukan satu-satunya cara mendapatkan asupan vitamin D. Asupan nutrisi yang baik juga dibutuhkan agar kebutuhan vitamin D terpenuhi.

"Sumber vitamin D itu misalnya ikan laut, seafood, putih telur, keju, susu, bahkan melon," jelas dr Andhika.



Simak Video "Catet! Ini Waktu Berjemur yang Baik"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)
Topik Hangat Berjemur Jam 10 Pagi