Kamis, 30 Apr 2020 12:37 WIB

Efektifkah Terapi Plasma Darah untuk Corona? Riset RSCM Akan Mengungkapnya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Terapi plasma darah ramai diperbincangkan masyarakat. Donor plasma darah dari pasien sembuh COVID-19 disebut dapat bantu penyembuhan pasien Corona lainnya. Donor plasma darah (Foto: Getty Images/Alexander Hassenstein)
Jakarta -

Terapi plasma darah saat ini tengah diuji sejumlah negara untuk melihat seberapa efektif dalam mengobati pasien virus Corona. Beberapa di antaranya ada yang berhasil dalam melakukan terapi plasma darah ini.

Direktur Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Lies Dina Liastuti, SpJP(K), menyebut akan ada penelitian tentang terapi plasma darah tersebut. Soal efektivitas terapi plasma darah, nantinya dievaluasi dari hasil dari penelitian tersebut.

"Kami baru akan melakukan researchnya dulu mengumpulkan data sehingga kami akan memutuskan apakah memang bisa diberikan atau tidak, tapi belum berjalan, belum ada orangnya, belum dapat pasiennya juga," ujarnya di RSCM Kiara pada Kamis (30/4/2020).

Terapi plasma sendiri merupakan terapi yang menyuntikkan plasma dari pasien sembuh Corona ke pasien yang masih berjuang menangani Corona. AS, Inggris, dan Iran adalah beberapa negara yang melakukan terapi tersebut.

Meski begitu, terapi plasma darah tidak dapat didonorkan begitu saja. Francisco Lopez, ahli hematologi di Pusat Medis St Luke, mengatakan prosedur terapi transfusi plasma darah harus mencocokkan golongan darah pasien dengan pendonornya.



Simak Video "PMI Solo Siapkan Terapi Plasma Konvalesen bagi Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)