Sabtu, 09 Mei 2020 15:00 WIB

Bukan Suhu Panas, Ini Cara Tepat untuk Atasi Penyebaran Virus Corona

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Ilustrasi gambar suhu panas Virus Corona tidak terpengaruh oleh suhu panas. (Ilustrasi: Thinkstock)
Jakarta -

Para ilmuwan di Kanada mengatakan bahwa suhu panas tidak akan menghambat penyebaran virus Corona COVID-19. Hal ini diungkapkan peneliti yang meneliti penyebaran COVID-19 di seluruh dunia pada akhir Maret, di wilayah dengan kelembapan, suhu atau garis lintang, dan ukuran kesehatan masyarakat yang berbeda.

Dalam penelitiannya, Dr Peter Juni dari University of Toronto, mengatakan bahwa hanya ada sedikit atau bahkan tidak ada hubungan sama sekali antara penyebaran infeksi dan suhu. Tetapi, ada sedikit keterkaitan dengan kelembapan.

"Kami sebelumnya pernah meneliti keterkaitan antara infeksi dan suhu atau garis lintang. Tapi, setelah dikaji kembali, hasilnya malah sebaliknya," katanya yang dikutip dari Independent.

Menurut Profesor Dionne Gesink, ahli epidemiologi dari University of Toronto, berbagai kebijakan dan upaya pencegahan yang diterapkan saat ini lebih membantu. Misalnya seperti penutupan sementara sekolah dan jaga jarak atau physical distancing, menjadi cara yang tepat untuk membatasi penyebaran virus.

"Hal penting yang harus diketahui, musim panas tidak akan membuat wabah itu pergi. Namun, jika semakin banyak upaya pencegahan yang dilakukan di masyarakat seperti physical distancing, akan semakin besar dampaknya untuk memperlambat pertumbuhan pandemi ini (virus Corona)," jelasnya.



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)