Minggu, 17 Mei 2020 16:07 WIB

Kutip WHO, Jubir RI Ingatkan Corona Tak Akan Berakhir dengan Cepat

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Achmad Yurianto Foto: Achmad Yurianto. (Dok BNPB).
Jakarta -

Baru-baru ini Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan virus Corona butuh waktu lama untuk bisa teratasi. Bahkan disebutnya, tak menutup kemungkinan virus Corona akan berubah menjadi endemik dan tidak akan menghilang.

Juru bicara pemerintah dalam penanganan COVID-19, dr Achmad Yurianto, pun menyoroti pernyataan WHO terkait hal tersebut. Ia pun mengajak publik kini harus memulai hidup normal yang baru.

"WHO mengatakan COVID-19 tidak akan berakhir dengan cepat, maka kita harus tetap memiliki sikap, kita harus tetap memiliki cara pikir yang mengacu pada protokol kesehatan, di dalam kehidupan kita, di hari-hari mendatang," ungkapnya dalam siaran pers di BNPB, Minggu (17/5/2020).

"Inilah yang kita sebut sebagai normal baru, oleh karena itu satu-satunya cara agar kita bisa produktif dan aman dari COVID-19 ini adalah hidup berdampingan dengan COVID-19, hidup berdampingan tidak dimaknai dengan menyerah, tetapi kita harus mengubah perilaku kita, kita harus merubah cara pandang kita," lanjutnya.

dr Yuri mengatakan aktivitas ke depan akan lebih banyak dihabiskan di rumah. Protokol kesehatan pun disebutnya harus tetap diperhatikan.

"Beberapa hal yang sudah dituntut telah kita lakukan bahkan dengan baik, seperti kebiasaan untuk mencuci tangan dengan menggunakan sabun, kemudian menggunakan masker mana kala keluar rumah, kemudian tidak menempatkan alternatif keluar rumah sebagai alternatif pertama," kata dr Yuri.

"Kalau memang tidak memungkinkan dikerjakan dari rumah baru kita keluar rumah, artinya kita lebihbenyak berada di rumah, kita bisa produktif di rumah,"pungkasnya.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)