Sabtu, 20 Jun 2020 18:04 WIB

Mal Mulai Buka, Jubir Pemerintah Ingatkan Tak Perlu Ajak Anak dan Orang Tua

Firdaus Anwar - detikHealth
Sejumlah mal di Jakarta mulai dibuka untuk umum di masa PSBB transisi salah satunya di Mal Kokas. Namun, antreannya panjang banget. Ramai antrean masuk ke salah satu mal di DKI Jakarta. (Foto: Soraya Novika)
Topik Hangat Protokol New Normal
Jakarta -

Pusat perbelanjaan dan kegiatan usaha lainnya mulai beroperasi kembali di beberapa daerah. Juru bicara pemerintah untuk penanganan wabah Corona COVID-19, Achmad Yurianto, mengingatkan agar masyarakat tidak terlalu gembira sampai mengajak anak-anak dan orang tua ke tempat yang berpotensi ramai.

Pria yang akrab disapa Yuri ini menjelaskan kembali beroperasinya tempat-tempat tersebut bertujuan agar masyarakat bisa kembali produktif. Bukan berarti protokol kesehatan bisa diabaikan karena wabah virus Corona COVID-19 sudah terkendali.

"Saudara-saudara sekalian, aktivitas yang kita laksanakan semata-mata ditujukan untuk mengembalikan produktivitas. Agar kita bisa produktif kembali. Bukan sebagai sarana untuk menahan diri yang selama ini tidak ke mana-mana. Sehingga kemudian euforia, kegembiraan tanpa batas, yang justru nanti malah membahayakan kita," kata Yuri dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Sabtu (20/6/2020).

Anak-anak dan orang tua jadi populasi yang disebut Yuri seharusnya dilindungi dari risiko terpapar virus Corona. Terlebih bila seseorang sudah memiliki kondisi kesehatan yang bisa semakin buruk bila sampai terinfeksi COVID-19.

"Tidak perlu kita ajak anak-anak kita yang masih balita untuk mendatangi pusat-pusat perbelanjaan. Tidak perlu mengajak orang-orang tua yang mungkin memiliki risiko penyakit lainnya untuk menuju ke keramaian," ungkap Yuri.

"Cukup kita dan lakukan seperlunya sesuai kebutuhan kalau memang tidak bisa diselesaikan dari rumah," pungkasnya.



Simak Video "Brasil Mulai Uji Coba Vaksin COVID-19 Inggris untuk 2 Ribu Partisipan"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)
Topik Hangat Protokol New Normal