Senin, 20 Jul 2020 18:44 WIB

Raja Salman Sakit Radang Kantung Empedu, Ini Gejalanya

Elsa Himawan - detikHealth
Saudi Arabias King Salman (bottom) disembarks from a plane upon his arrival at Vnukovo airport outside Moscow, Russia October 4, 2017. REUTERS/Sergei Karpukhin Raja Salman sakit radang kantung empedu. (Foto: REUTERS/Sergei Karpukhin)
Jakarta -

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, dilaporkan mengunjungi rumah sakit karena radang kantung empedu (kolesistitis). Hal tersebut menyebabkan pria yang berusia 84 tahun ini terpaksa menunda pertemuan dengan Perdana Menteri Irak, Mustafa al-Kadhimi.

Dilansir dari Aljazeera, kantor berita pemerintah Arab Saudi (SPA) mengatakan bahwa raja Salman menjalani pemeriksaan medis di ibu kota.

Penyakit radang kantung empedu sebagian besar disebabkan karena adanya batu di dalam kantung empedu, tumor, hingga penyakit infeksi. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi mengenai penyebab spesifik radang kantung empedu yang diderita oleh Raja Salman.

Menurut dr Dirga Sakti Rambe selaku dokter spesialis penyakit dalam di Omni Hospital Pulomas, gejala yang paling lazim dari penyakit ini adalah nyeri di bagian atas perut kanan atas. Nyeri ini bersifat hilang timbul, bahkan bisa menetap juga.

"Bila radangnya memberat, maka akan terjadi gejala sistemik, seperti demam dan nyerinya bisa meluas di seluruh bagian perut." ujar dr Dirga pada detikcom, Senin (20/07/2020).

dr Dirga juga menambahkan bahwa upaya pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan diet rendah lemak (tidak mengkonsumsi lemak secara berlebihan). Namun, tidak disarankan juga untuk menurunkan berat badan secara drastis dengan waktu yang cepat.

"Bahkan, diet dibawah 800 kalori dalam sehari bisa mempercepat terjadinya pembentukan batu empedu." ucap dr Dirga.

dr Dirga juga menghimbau agar melakukan diet dengan cara yang benar yaitu berat badan turun secara perlahan dan juga rajin mengkonsumsi makanan berserat tinggi sebagai bagian dari upaya mencegah penyakit radang kantung empedu.



Simak Video "WHO Dukung Keputusan Arab Saudi Izinkan Ibadah Haji"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)