Rabu, 22 Jul 2020 08:10 WIB

Soal Vaksin Corona, Trump Siap Kerjasama dengan China

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
President Donald Trump, center, wearing a mask as he walks down the hallway during his visit to Walter Reed National Military Medical Center in Bethesda, Md., Saturday, July 11, 2020. (AP Photo/Patrick Semansky) Trump akan kerja sama dengan China soal vaksin Corona. (Foto ilustrasi: AP/Patrick Semansky)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan China atau negara lain negara lain untuk membawa vaksin virus Corona yang sukses ke Amerika Serikat, meskipun ada peningkatan ketegangan antara Beijing dan Washington.

"Kami bersedia bekerja dengan siapa pun yang akan memberi kami hasil yang baik," kata Trump, ketika ditanya apakah pemerintah AS akan berkolaborasi dengan China dalam hal pengembangan vaksin.

Dikutip dari laman reuters, pernyataan itu muncul sehari setelah para peneliti mengatakan vaksin terhadap virus Corona yang dikembangkan oleh CanSino Biologics Inc (6185.HK) China dan unit penelitian militer China tampaknya aman dan memicu respons kekebalan pada sebagian besar subjek dalam studi tahap tengah yang diawasi dengan ketat.

Kandidat CanSino adalah salah satu dari segelintir vaksin yang telah menunjukkan harapan dalam pengujian awal manusia. Yang lain bersiap untuk uji coba termasuk vaksin dari Moderna Inc (MRNA.O) yang berbasis di AS dan BioNTech SE Jerman (22UAy.F), dalam kemitraan dengan produsen obat Amerika Pfizer Inc (PFE.N).

"Saya pikir kita akan memiliki beberapa hasil yang sangat bagus. Kami sudah dalam pengujian. Saya rasa dalam periode waktu yang cukup singkat, akan terlihat terapi dan vaksin yang baik," tutur Trump.

Trump telah lama menyalahkan China karena dianggap salah dalam menangani pandemi virus Corona yang mematikan. Saat ini pandemi virus Corona telah menginfeksi sekitar 14 juta orang di seluruh dunia dengan kematian sekitar 600 ribu jiwa.



Simak Video "Fakta Seputar Vaksin Corona Sinovac dari China yang Diuji di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)