Kamis, 23 Jul 2020 05:00 WIB

Pria Botak Diklaim Lebih Rentan Kena Corona

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Ilmuwan ungkap hubungan virus Corona COVID-19 dan kebotakan (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Saat terinfeksi virus Corona COVID-19, pria dengan masalah kebotakan berisiko mengalami dampak lebih fatal. Para ilmuwan mengamati adanya keterkaitan yang 'unik' dengan faktor hormonal.

"Kami benar-benar berpikir bahwa kebotakan adalah prodiktor sempurna untuk keparahan," kata Prof Carlos Wambier dari Brown University, dikutip dari Nypost.

Keterkaitan antara kebotakan dengan virus Corona terungkap saat para ilmuwan membandingkan tingkat keparahan penyakit pada pria dan wanita. Mereka meyakini, hormon androgen pada pria meningkatkan kemampuan virus dalam menyerang sel.

Hormon yang sama juga bertanggung jawab pada masalah kebotakan pada pria. Tak disangka, memang ada kaitan kuat antara kebotakan dengan infeksi virus Corona.

Sebuah fakta menarik memperkuat keterkaitan tersebut. Dalam sebuah riset, hampir 80 persen pasien virus Corona yang masuk rumah sakit di Madrid, Spanyol, adalah pria botak.

Bagaimanapun, fakta ini membawa harapan positif terkait kemungkinan terapi hormon untuk meringankan gejala. Salah satu obat untuk mengatasi kanker prostat, yang dipakai juga untuk mengatasi kebotakan, mungkin bisa mengatasi COVID-19.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)