Kamis, 23 Jul 2020 08:37 WIB

Mengungkap Rahasia Kelelawar Bisa 'Kebal' dari Infeksi Virus Corona

Firdaus Anwar - detikHealth
Close up shot of a bat yawning. You can clearly see the animals tongue. This is a fruit bat and the shot was taken in Melbourne, Australia. Kelelawar disebut reservoir alami virus Corona. (Foto: Getty Images/iStockphoto/CraigRJD)
Jakarta -

Berbagai macam virus Corona yang mewabah menyerang manusia, seperti COVID-19, SARS, hingga MERS disebut-sebut kemungkinan besar berawal dari kelelawar. Hal ini diketahui karena peneliti melihat kelelawar bisa menjadi reservoir alami bagi virus Corona.

Reservoir alami artinya tubuh kelelawar bisa menjadi tempat berkembang virus Corona tanpa mengalami efek buruk atau gejala penyakit. Menurut peneliti hal ini terjadi karena sistem imun kelelawar tampaknya memiliki keunikan yang melindungi sang hewan dari infeksi.

Profesor Emma Teeling dari University College Dublin mengatakan sedang berusaha mengungkap rangkaian genetik pada enam spesies kelelawar. Tujuannya untuk mengetahui gen apa yang berbeda pada kelelawar dibandingkan dengan 42 mamalia lain, termasuk manusia.

Gen-gen unik pada kelelawar ini disebut Emma kemungkinan jadi kunci sistem imun kelelawar yang membuatnya kebal terhadap virus Corona.

"Bila kita bisa meniru respons imun kelelawar terhadap virus, yang membuat hewan ini bisa menoleransinya, maka kita bisa mencari obatnya di alam," kata Prof Emma seperti dikutip dari BBC, Kamis (23/7/2020).

Dalam berbagai kasus infeksi, kadang penyebab kematian bukan karena virus itu sendiri melainkan respons imun yang berlebihan. Kelelawar diketahui dapat mengendalikan respons imun yang berlebihan ini sehingga mereka bisa tidak menunjukkan gejala penyakit.

"Genetik ini adalah alat yang perlu diidentifikasi untuk tahu solusi evolusi dari kelelawar, yang pada akhirnya bisa dimanfaatkan demi masalah penuaan dan penyakit manusia," pungkas Prof Emma.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)