Jumat, 24 Jul 2020 07:32 WIB

Haruskah Tutup Mata Saat Thermo Gun 'Ditembakkan' di Dahi?

Elsa Himawan - detikHealth
Pengujung Grand Pramuka Square Mall menjalani pengecekan suhu tubuh, Senin (16/3/2020). Thermo gun (Foto: Imam Kurniawan)
Topik Hangat Hoax Thermo Gun
Jakarta -

Thermo gun bekerja dengan menangkap radiasi infra merah, sehingga relatif aman dan tidak merusak otak seperti hoax yang beredar. Namun beberapa jenis thermo gun dilengkapi laser sebagai pointer. Amankah saat diarahkan ke dahi?

Beberapa jenis thermo gun, khususnya untuk industri, memiliki pointer laser yang berfungsi untuk memastikan pengukuran dilakukan pada titik yang sesuai. Walau thermo gun medis lebih dianjurkan untuk mengukur suhu manusia, thermo gun industri masih digunakan di tempat-tempat keramaian.

Pointer laser memang sebaiknya tidak mengenai mata, karena bisa memicu kerusakan meski intensitasnya relatif rendah. Karena itu, pastikan thermo gun yang dilengkapi laser tidak diarahkan ke mata.

"Saya rasa, jika ingin memejamkan mata pun bisa menjadi pilihan yang baik karena merupakan upaya untuk memproteksi mata kita dari sinar laser," kata dr FA Timmy Budi Yudhantara, SpM dari RS Saint Carolus Jakarta, saat dihubungi detikcom.

Laser pada thermo gun industri bukan bagian dari pengukuran suhu. Biasanya, pointer tersebut digunakan untuk memastikan titik yang diukur suhunya sudah sesuai, terutama jika letaknya cukup jauh dari jangkauan.

"Akan tetapi kalau diarahkan ke dahi, ya tidak perlu merem," kata dr Zeiras Eka Djamal Spm(k) selaku dokter mata di JEC Eye Hospital & Clinics.

termometer tembak infografisPerbedaan dua jenis termometer tembak alias thermo gun. Foto: infografis detikHealth


Simak Video "Keresahan Dokter Perihal Thermo Gun yang Ditembak di Tangan "
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
Topik Hangat Hoax Thermo Gun