Jumat, 24 Jul 2020 13:30 WIB

Viral Kue Klepon Tidak Islami, Berikut Syarat Cemilan Sehat untuk Anak

Rosmha Widiyani - detikHealth
Klepon di Solo. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom/Viral Kue Klepon Tidak Islami, Berikut Syarat Cemilan Sehat untuk Anak
Jakarta -

Viral klepon tidak Islami belakangan bikin makin penasaran pada segala hal terkait cemilan ini. Selain tuduhan tidak Islami yang tak beralasan, klepon bisa menjadi alternatif cemilan sehat.

Klepon yang dibuat dari tepung ketan tidak perlu terlalu banyak gula, garam, dan lemak. Selain itu, klepon diolah dengan cara direbus bukan digoreng dengan terlalu banyak minyak.

Dengan kondisi tubuh yang tidak memerlukan perhatian khusus, klepon bisa jadi alternatif cemilan sehat untuk orang dewasa dan anak-anak. Apalagi jika dibuat dengan mengutamakan kebersihan, kualitas bahan, dan kandungan nutrisi.

Untuk anak, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi terkait cemilan sehat. Dikutip dari situs Healthy Kids Association, syarat ini ternyata sangat mudah dilakukan setiap hari.

Berikut syarat cemilan sehat untuk anak:

1. Pertimbangkan bahan cemilan

Selain klepon yang berasal dari tepung ketan, bahan lain juga bisa digunakan untuk cemilan sehat. Misal buah, sayur, ikan, daging, dan produk turunan susu. Bahan ini terbukti memiliki cukup nutrisi yang bisa digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan harian.

2. Porsi secukupnya

Cemilan yang merupakan makanan selingan sebaiknya jangan diberikan dalam porsi besar. Makan cemilan terlalu banyak dikhawatirkan mengganggu waktu makan utama anak karena sudah kenyang. Bila syarat ini dipenuhi, tak perlu khawatir anak susah makan usai mengkonsumsi cemilan.

3. Pemberian tepat waktu

Anak sebaiknya tidak menunggu terlalu lama untuk makan cemilan karena mereka berisiko menjadi terlalu lapar. Akibatnya anak akan makan apa pun yang ada meski bukan cemilan sehat. Karena itu, cemilan sebaiknya sudah ada saat anak merasa lapar namun belum waktunya makan, misal usai pulang main dengan teman-temannya. Selain itu, sediakan jarak dua jam antara konsumsi cemilan dan waktu makan utama untuk menjaga selera anak.

4. Jangan ada gangguan saat makan

Saat makan cemilan sebaiknya jangan ada faktor yang bisa mengganggu fokus anak, misal sambil main gadget. Distraksi menurunkan kesempatan anak menikmati tekstur dan makan cemilan secukupnya. Akibatnya anak berisiko makan cemilan terlalu banyak yang bisa mengganggu seleranya saat jam makan.

5. Buat stok cemilan sehat

Syarat cemilan sehat selanjutnya adalah ada stok sehingga anak terbiasa mengkonsumsi makanan berkualitas. Pola hidup sehat ini akan berdampak baik pada kesehatannya hingga dewasa. Jika anak sudah cukup umur dan mampu, tak ada salahnya mengajari anak membuat cemilan sehat sederhana.



Simak Video "Cemilan Sehat yang Bisa Kamu Buat Saat WFH"
[Gambas:Video 20detik]
(row/erd)