Selasa, 28 Jul 2020 13:05 WIB

Kenali LDL: Kolesterol Jahat Biang Penyakit Jantung

Faidah Umu Sofuroh - detikHealth
Ilustrasi Kolesterol Foto: shutterstock
Jakarta -

Kolesterol merupakan zat yang dibutuhkan dalam tubuh untuk membuat sel, hormon dan vitamin D. Kolesterol tidak larut dalam darah, ia dibawa dan dipindahkan ke sel-sel oleh lipoprotein. Secara umum ada dua jenis kolesterol yaitu HDL dan LDL.

Melansir Healthline, high density lipoproteins (HDL) disebut juga kolesterol baik. HDL ini akan membawa kolesterol dari bagian tubuh menuju kembali ke hati. Kemudian hati akan memproses kolesterol keluar dari tubuh. Sedangkan low density lipoproteins (LDL) sering juga disebut kolesterol jahat.

Kadar HDL dan LDL dalam tubuh yang ideal harus seimbang. Jika kadar LDL terlalu tinggi, maka bisa mengendap di arteri. Jika sudah mengendap maka LDL tersebut akan menyumbat pembuluh darah dan menghalangi aliran darah ke jantung.

Padahal darah merupakan 'kapal' pembawa oksigen yang sangat penting bagi tubuh. Sehingga jika 'kapal' tersebut terhalang, maka oksigen tidak dapat mencapai jantung dan akan membuat orang tersebut mengalami serangan jantung.

Tak hanya jantung, jika pembuluh darah yang tersumbat adalah yang mengalirkan darah ke otak, maka hal tersebut bisa menyebabkan stroke.

Kadar kolesterol total yang sehat harus tetap di bawah 200 mg/dL. Untuk kadar LDL yang masih dapat diterima oleh tubuh harus di bawah 100 mg/dL. Besar kecilnya LDL yang dapat diterima tubuh tergantung pada faktor risiko individu untuk penyakit jantung.

Sedangkan untuk kolesterol HDL setidaknya harus mencapai 60 mg/dL atau lebih. Semakin banyak HDL, semakin baik perlindungan yang dimiliki tubuh terhadap penyakit jantung.

Ada beberapa faktor pemicu kolesterol tinggi. Ada yang memiliki kadar kolesterol tinggi seiring bertambahnya usia, ada juga penderita karena faktor genetik atau keturunan, tapi yang terbanyak karena gaya hidup yang tidak sehat.

Nah, jika kamu ingin memiliki kadar kolesterol yang sehat, bisa dimulai dengan memperbaiki gaya hidup. Hindari rokok dan makanan-makanan cepat saji yang kaya kolesterol. Perbanyak makan buah dan sayuran serta rajin-rajinlah bergerak, beraktivitas dan berolahraga.

Selain itu, kamu juga bisa bantu menurunkan kadar kolesterol yang terlalu tinggi dengan minum Nestlé ACTICOR. Nestlé ACTICOR merupakan minuman mengandung susu yang secara alami dapat bantu turunkan kolesterol, karena mengandung serat pangan larut Beta Glucan dan Inulin.

Kandungan Beta Glucan dan Inulin teruji klinis mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Beta Glucan dan Inulin juga mampu memperbaiki profil LIPID dengan mempengaruhi LIPID dan asam empedu.

Nestlé ACTICOR juga terbuat dari bahan alami, rendah lemak dan rasanya pun sangat enak. Ada 4 varian rasa, antara lain avocado, chocolate, green-tea latte, dan banana. Nestlé ACTICOR baik dikonsumsi oleh orang dewasa yang peduli akan kesehatan tubuh.

Bagi yang suka minuman dingin, Nestlé ACTICOR juga bisa dikonsumsi dengan dikombinasikan bersama es batu atau diminum dalam kondisi dingin. Untuk hasil yang optimal, Nestlé ACTICOR dianjurkan diminum 2x sehari setelah makan.

Dengan Nestlé ACTICOR, kadar kolesterol jahat dalam tubuh turun. Jika kolesterol jahat turun, maka akan mengurangi risiko terkena penyakit kolesterol yang jadi pemicu penyakit jantung. Nestlé ACTICOR, Cara Alami Turunkan Kolesterol.

(ega/ega)