Kamis, 30 Jul 2020 10:05 WIB

Kenali Risiko yang Bikin Kadar Kolesterol Naik

Faidah Umu Sofuroh - detikHealth
Perut buncit Foto: Shutterstock
Jakarta -

Kolesterol tinggi jarang menunjukkan gejala yang jelas pada tubuh seseorang. Seringkali gejalanya mirip dengan gejala penyakit lainnya seperti pusing, leher terasa kaku, dan lain-lain.

Padahal penyakit ini cukup berbahaya karena merupakan faktor terjadinya penyakit atau serangan jantung yang menjadi salah satu penyakit dengan tingkat kematian sangat tinggi. Satu-satunya cara untuk mengetahui kadar kolesterol yaitu dengan cek darah.

Banyak penelitian menunjukkan faktor terbesar yang menyebabkan kadar kolesterol naik yaitu gaya hidup yang tidak sehat. Namun sebenarnya ada rentetan faktor lain yang bisa membuat kadar kolesterol menjadi tinggi. Melansir Mayo Clinic, berikut beberapa faktor risiko yang bisa membuat kadar kolesterol naik.

Obesitas

Salah satu faktor penyebab kadar kolesterol naik yaitu obesitas. Seseorang yang memiliki indeks massa tubuh 30 atau lebih besar dari indeks normal bisa meningkatkan risiko terkena kolesterol tinggi. Sebab, lemak jahat yang menyumbat pembuluh darah kerap ditemukan pada orang yang memiliki obesitas.

Diet yang Salah

Banyak orang yang ingin memiliki berat badan ideal. Mereka pun akhirnya melakukan diet. Namun sering terjadi kesalahan dalam makna diet ini. Orang-orang beranggapan diet yaitu mengganti nasi dengan makanan yang lain seperti daging, roti, susu, kue atau makanan ringan. Padahal kolesterol jahat yang menjadi biang penyakit kolesterol ini banyak ditemukan di makanan ringan, daging merah, dan produk-produk susu seperti margarin, mentega dan keju.

Kurang Olahraga

Olahraga membantu meningkatkan HDL atau kolesterol baik. Berolahraga rutin minimal 25-30 menit sehari juga bisa membakar lemak yang ada di dalam tubuh menjadi energi. Sehingga tak akan ada lagi kolesterol dan lemak yang menyumbat pembuluh darah.

Merokok

Ternyata merokok tak hanya merusak paru-paru tapi juga bisa merusak dinding pembuluh darah. Jika dinding pembuluh darah rusak maka akan membuatnya lebih rentan untuk menumpuk lemak. Selain itu, merokok juga bisa menurunkan kadar HDL dalam tubuh kamu.

Usia

Meskipun kolesterol bisa dialami oleh siapa saja termasuk yang berusia muda, tapi tak dapat dipungkiri jika risiko terkena kolesterol akan lebih tinggi pada orang tua. Sebab, reaksi kimiawi dalam tubuh orang tua akan berubah. Contohnya kondisi hati pada orang dengan usia yang lebih tua menjadi kurang mampu menghilangkan LDL atau kolesterol jahat.

Diabetes

Gula darah tinggi berkontribusi besar pada kadar kolesterol jahat yang lebih tinggi. Orang diabetes juga biasanya memiliki kolesterol HDL yang lebih rendah. Selain itu, gula darah tinggi juga merusak lapisan arteri yang membuatnya rentan terhadap penumpukan lemak.

Kolesterol yang menumpuk dalam pembuluh darah bisa menyumbat dan menghambat aliran darah yang membawa oksigen. Hal ini berbahaya karena jika pembuluh darah yang tersumbat menuju jantung maka bisa menyebabkan serangan jantung dan jika pembuluh darah yang tersumbat menuju otak maka bisa menyebabkan stroke.

Oleh karena itu, penting bagi seseorang mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh. Caranya bisa dengan melakukan gaya hidup sehat seperti makan sayur dan buah, berhenti merokok dan minum alkohol, serta imbangi dengan berolahraga rutin.

Selain itu, kamu juga bisa bantu menurunkan kadar kolesterol dengan minum Nestlé ACTICOR. Nestlé ACTICOR merupakan minuman mengandung susu yang secara alami dapat bantu turunkan kolesterol, karena mengandung serat pangan larut Beta Glucan dan Inulin.

Kandungan Beta Glucan dan Inulin teruji klinis mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Beta Glucan dan Inulin juga mampu memperbaiki profil LIPID dengan mempengaruhi LIPID dan asam empedu.

Nestlé ACTICOR juga terbuat dari bahan alami, rendah lemak dan rasanya pun sangat enak. Ada 4 varian rasa, antara lain avocado, chocolate, green-tea latte, dan banana. Nestlé ACTICOR baik dikonsumsi oleh orang dewasa yang peduli akan kesehatan tubuh.

Bagi yang suka minuman dingin, Nestlé ACTICOR juga bisa dikonsumsi dengan dikombinasikan bersama es batu atau diminum dalam kondisi dingin. Untuk hasil yang optimal, Nestlé ACTICOR dianjurkan diminum 2x sehari setelah makan.

Dengan Nestlé ACTICOR, kadar kolesterol jahat dalam tubuh turun. Jika kolesterol jahat turun, maka akan mengurangi risiko terkena penyakit kolesterol yang jadi pemicu penyakit jantung. Nestlé ACTICOR, Cara Alami Turunkan Kolesterol.

(prf/ega)