Kamis, 30 Jul 2020 16:56 WIB

Positif COVID-19, Dokter di Jakarta Ini Curhat Tak Bisa Cium Bau

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Hilang Indra Pengecap dan Penciuman, Simptom Kunci Covid-19 Ilustrasi anosmia. (Foto: DW (News))
Jakarta -

Kisah seorang dokter bernama Ardi (25) yang menceritakan dirinya terinfeksi virus Corona COVID-19 ramai diperbincangkan di media sosial. Ardi merupakan salah satu dokter umum di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta Pusat.

Sebelum dinyatakan positif COVID-19, Ardi mengaku mengalami gejala anosmia atau kehilangan indra penciuman. "Gue stres karena kesal nggak bisa nyium apa-apa kaya kehilangan salah satu indra penting," tulis Ardi dalam akun Twitter pribadinya, @Ardilol, Rabu (29/7/2020).

Gejala tersebut mulai Ardi rasakan sejak hari Sabtu (25/7/2020), hingga kini dirinya dirawat. Ia pun telah mencoba berbagai macam cara agar hidungnya bisa normal mencium bau lagi.

"Gue semprot parfum ke hidung gue saking nggak percayanya, still nggak ada bau apa-apa cuma gue sakit saja ke tusuk tajamnya alkohol si parfum," ujarnya.

Ardi menjelaskan gejala ini menyebabkan penciumannya terasa hambar. Bahkan, ia tidak bisa membedakan bau wangi dan busuk. "Kalau makan jadi nggak nafsu karena nggak ada baunya," jelasnya.

Maka dari itu, ia meminta kepada masyarakat yang masih sehat untuk mematuhi protokol kesehatan demi meminimalisir risiko penularan virus Corona, sebelum pada akhirnya menyesal karena terinfeksi.

"Pakai masker saja apa susahnya, bukan buat kalian doang, buat keluarga dan teman kalian. Jangan sampai kalian kena COVID dulu baru percaya, telat," pungkas Ardi.



Simak Video "Covid-19 Bisa Sebabkan Myasthenia Gravis, Apa Itu?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)