Senin, 03 Agu 2020 21:52 WIB

9 Cara Memperbanyak ASI Secara Alami untuk Para Ibu Muda

Lusiana Mustinda - detikHealth
Young beautiful mother, breastfeeding her newborn baby boy at night, dim light. Mom breastfeeding infant Cara memperlancar ASI. Foto: Getty Images/iStockphoto/tatyana_tomsickova
Jakarta -

Beberapa tips cara memperbanyak ASI bisa dilakukan setelah melahirkan hingga jelang dua tahun. Kiat-kiat ini sangat penting dijalankan terutama pada masa empat sampai enam minggu pertama menyusui demi keberhasilan ASI eksklusif.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk membangun persediaan ASI yang sehat. Salah satu caranya adalah teknik menyusui yang benar. Selain itu makanan juga berperan penting dalam suplai ASI Bunda.

Terlebih lagi saat ini ASI juga bisa dikeluarkan dengan cara dipompa sehingga ibu bisa dengan leluasa memberikan ASI pada si kecil tanpa perlu membatasi aktifitas. Namun memompa juga perlu dilakukan dengan cara yang benar.

Berikut ini beberapa cara memperbanyak ASI secara alami yang perlu dilakukan Bunda:

1. Evaluasi Pelekatan Bayi


Cara yang pertama adalah memastikan bayi pelekatannya optimal ke payudara Bunda. Meskipun butuh kesabaran, perlekatan menjadi kunci utama anak dapat menyusu dengan baik. Hal ini juga dapat merangsang tubuh Bunda untuk mengeluarkan lebih banyak ASI. Jika belum menemukan pelekatan yang tepat, Bunda bisa berkonsultasi ke dokter laktasi setempat.

2. Terus Lanjutkan Menyusui


Tubuh Bunda membuat ASI berdasarkan hukum penawaran dan permintaan. Tingkatkan permintaan dan pasokan ASI akan berlimpah. Selama bayi menempel pada payudara dan menyedot ASI dengan baik tentu persediaan ASI pun akan lebih banyak.

Dikutip dalam Very Well Family, dalam beberapa minggu pertama setelah bayi lahir, sebaiknya terus disusui setiap dua jam atau tiga jam. Jika lebih dari 3,5 jam sebaiknya bangunkan bayi untuk menyusu.

Smiling mother breastfeeding her baby daughter while being at home.Menyusui. Foto: iStock

3. Pompa Payudara


Memompa payudara menjadi salah satu cara memperbanyak ASI untuk ibu bekerja. Meskipun cara terbaiknya adalah menyusui langsung. Namun memompa payudara bisa mengeluarkan sisa ASI yang tidak tersedot sempurna oleh si kecil. Ketika payudara Bunda sudah terasa kencang dan si kecil belum ingin menyusu, sebaiknya pompa payudara kanan dan kiri secara bergantian.

4. Rangsang Payudara


Pompa payudara juga bisa membantu merangsang payudara. Jika tak memiliki alat pompa ASI elektrik, Bunda dapat merangsang payudara dengan cara memompanya dengan tangan. Banyak orang lebih suka menggunakan tangan daripada menggunakan pompa payudara karena lebih alami.

5. Gunakan Peralatan yang Tepat


Pompa ASI banyak digunakan oleh ibu bekerja. Untuk mendapatkan hasil maksimal dari pemompaan sebaiknya periksa pompa ASI dapat berfungsi dengan baik dan pilih ukuran corong pompa yang sesuai dengan ukuran payudara. Jangan lupa juga untuk selalu menjaga kebersihan pompa ASI.

Ibu menyusuiIbu menyusui Foto: iStock

6. Coba Suplemen Alami


Beberapa suplemen alami menjadi salah satu cara memperbanyak ASI yang sedikit. Cookies, susu dan suplemen yang mengandung herbal seperti fenugreek, adas hingga kacang-kacangan seperti kedelai dan almond. Akan tetapi hal ini dilakukan semata-mata sebagai pendukung keberhasilan kelancaran ASI.

7. Pertahankan Pola Makan Sehat


Dikutip dalam Healthline, kunci utama untuk memperbanyak ASI juga karena pola makan yang sehat. Mengonsumsi cukup kalori dan tetap terhidrasi. Wanita menyusui membutuhkan 13 gelas sehari dan usahakan untuk minum setidaknya satu gelas saat menyusui.

Bunda bisa menambah sekitar 450 hingga 500 Kkal dalam sehari. Sama seperti saat sedang hamil pilihlah makanan yang tinggi vitamin dan juga nutrisi yang seimbang.

Young mother breastfeeding her baby boy in the bedroom. Belgrade, SerbiaMenyusui. Foto: iStock

8. Jangan Membandingkan


Cara memperbanyak ASI adalah kepercayaan diri. Jangan iri dengan ASI orang lain yang lebih banyak. Setiap wanita bisa memiliki ukuran payudara yang sama tetapi jumlah sel penyimpanan susunya berbeda. ASI yang diberikan pada si kecil akan sesuai dengan yang dibutuhkan sang anak. Jadi jangan membandingkan dan tetap semangat memberikan ASI secara optimal.

9. Hindari Stres


Hindari stres dengan cara bersantai dan melakukan apapun kegiatan yang Bunda sukai. Misalnya saja memompa ASI sambil menikmati secangkir teh atau menonton televisi ketika si kecil sedang tidur. Ini tentu bisa membuat Bunda lebih rileks sehingga produksi ASI semakin bertambah.



Simak Video "Bunda, ASI Eksklusif Bisa Lindungi Anak dari Kanker Darah"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)