Kamis, 06 Agu 2020 07:00 WIB

3 Dampak Kelamaan Main Internet Selama Pandemi Corona

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Tablet with children problem concept. Asia small female kid child girl sneaking using smartphone computer pc at night in bedroom. Adorable elementary school girl watching movie on bed. Segala sesuatu dilakukan dengan internet (Foto: iStock)
Jakarta -

Begitu banyak aktivitas fisik yang dibatasi selama pandemi Corona, dari bekerja hingga bersekolah. Berbagai macam aktivitas tersebut kini harus dilakukan melalui internet.

Internet memang memiliki manfaat yang begitu besar selama pandemi, tetapi bermain internet terlalu lama justru bisa berdampak pada masalah kesehatan.

Bahkan menurut sebuah studi, durasi penggunaan internet di Indonesia mengalami peningkatan selama pandemi Corona, yakni 11,6 jam per hari pada remaja dan 10 jam per hari pada orang dewasa. Studi ini dilakukan kepada 2.933 remaja dan 4.734 orang dewasa berusia 20-40 tahun di 33 provinsi Indonesia.

Lantas dampak apa saja yang bisa terjadi jika terlalu lama menggunakan internet?

Gangguan psikologis

Menurut dokter spesialis kedokteran jiwa dari Siloam Hospitals Lippo Village, dr Kristiana Siste Kurniasanti, SpKJ, terlalu lama bermain internet bisa berpengaruh pada kondisi psikologis seseorang. Salah satunya adalah jam tidur menjadi terganggu.

"Secara psikologis ada namanya gangguan depresi dan gangguan tidur," ujar dr Kristiana dalam sebuah diskusi online, Rabu (5/8/2020).

Kecanduan internet

dr Kristiana menjelaskan, salah satu faktor risiko seseorang bisa kecanduan internet adalah karena terlalu lama bermain internet. Misalnya, bermain game online atau media sosial selama berjam-jam hingga tidak ingat waktu.

"Apabila penggunaan internetnya lebih dari 11 jam sehari atau mereka menggunakan media sosialnya lebih dari 3 jam sehari. Ini adalah remaja yang cenderung untuk mengalami kecanduan internet," jelasnya.

Sistem kekebalan tubuh menurun

dr Kristiana mengatakan, biasanya saat orang sedang asyik bermain internet, mereka akan cenderung lebih sedikit bergerak dan mengonsumsi makan makanan instan, sehingga dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh.

"Mereka cenderung makan-makanan instan, seperti misalnya mi instan atau makanan-makanan snack yang tidak bergizi, yang mengakibatkan lelah sepanjang hari dan sistem imun menjadi turun," tuturnya.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)