Kamis, 13 Agu 2020 17:09 WIB

Per 9 Agustus, 9 Kab/Kota di Indonesia Punya Kasus Aktif Corona di Atas 1.000

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Warga mengikuti simulasi pemungutan suara Pilkada serentak 2020 di Jakarta, Rabu (22/7/2020). Simulasi tersebut digelar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait proses pemungutan dan penghitungan suara Pilkada serentak 2020 yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19. 9 kab/kota dengan kasus aktif Corona di atas 1.000 kasus per 9 Agustus 2020. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Satgas COVID-19 mengungkapkan data kasus aktif virus Corona COVID-19 di berbagai kab/kota di Indonesia. Total ada 9 kab/kota yang memiliki kasus aktif lebih dari 1.000 kasus pada 9 Agustus 2020.

Hingga kini, Kamis (13/8/2020), kasus aktif Corona di Indonesia sudah mencapai 39.290 pasien. Sementara itu, total kasus positif Corona sebanyak 132.816 kasus, dari jumlah tersebut 87.558 pasien dinyatakan sembuh dan 5.968 lainnya meninggal dunia.

"Ada 29,18 persen kab/kota yang ada di Indonesia dari 514 tersebut yang memiliki kasus aktif antara 11-50, sedangkan ada 28,79 persen dengan kasus aktif 1-10, dan ada 15,37 persen kab/kota yang ada di Indonesia yang tidak memiliki kasus aktif," kata juru bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (13/8/2020).

"Kalau kita rangkum ada 79 kab/kota yang tidak ada kasus aktifnya. Ini adalah kabar baik dan tiga area ini 11-15, 1-10, dan tidak ada kasus aktif ini cukup besar jumlahnya," tambahnya.

Sementara itu, berikut detail 9 kab/kota di Indonesia yang memiliki kasus aktif Corona di atas 1.000 kasus per 9 Agustus.

1. Jakarta Pusat: 2.213 kasus aktif

2. Jakarta Utara: 1.775 kasus aktif

3. Kota Semarang: 1.681 kasus aktif

4. Kota Makassar: 1.511 kasus aktif

5. Kota Medan: 1.377 kasus aktif

6. Jakarta Selatan: 1.309 kasus aktif

7. Jakarta Timur: 1.305 kasus aktif

8. Kota Surabaya: 1.283 kasus aktif

9. Jakarta Barat: 1.268 kasus aktif



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)