Selasa, 18 Agu 2020 16:51 WIB

Bukan Cuma Sinovac, Ini Sederet Vaksin COVID-19 yang Diuji di Indonesia

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Pemerintah Kota Bekasi menggelar tes massal corona terhadap penumpang KRL di Stasiun Bekasi. Tes kali ini menggunakan alat yang lebih akurat berupa polymerase chain reaction (PCR). Agung Pambudhy/Detikcom. 

1. Penumpang Commuter line mengikuti test massal COVID 19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020).
2. Sebanyak 300 penumpang kereta dipilih secara random mengikuti tes ini. 
3. Metode tes PCR adalah mengetes spesimen yang diambil dari dahak di dalam tenggorokan dan hidung lalu diswab. 
4. Tes ini dianggap paling akurat dibandingkan rapid test yang hanya untuk mendeteksi reaksi imun dalam tubuh.
5. Data terkini kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi telah mencapai 249 orang. Pasien sembuh corona 126, dalam perawatan 95, sedangkan meninggal 28 orang.
6. Test ini dibantu petugas dari RSUD Kota Bekasi dan Dinkes Kota Bekasi.
7. Sebelum masuk ke stasiun, penumpang lebih dulu menjalai tes PCR secara acak. Setelah itu, sampel lemdir dari hidung akan diuji di Labiratorium Kesehatan Kota Bekasi.
8. Hasil pemeriksaan ini diharapkan memberi gambaran kondisi penumpang ‎KRL apakah ada yang terpapar COVID-19 atau tidak.
9. Sebelumnya di KRL ada tiga orang yang dinyatakan positif virus COVID-19 berdasarkan hasil test swab PCR yang dilakukan pada 325 calon‎ penumpang dan petugas KAI di Stasiun Bogor. 
10. Sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat untuk menstop operasional KRL guna menghambat penyebaran virus COVID-19
11. Hingga 4 Mei 2020 di Indonesia terdapat 11.587 kasus COVID-19 dengan kasus kematian 864 meninggal dan 1.954 sembuh.
12. Sampai kemarin pemerintah telah menguji 112.965 spesimen dari 83.012 orang di 46 laboratorium. Virus Corona COVID-19 (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Berbagai negara tengah mengembangkan vaksin untuk virus Corona COVID-19, termasuk Indonesia. Menurut Penanganan COVID-19, saat ini sudah ada beberapa calon vaksin Corona yang sedang dikembangkan di Indonesia. Salah satunya adalah vaksin merah putih.

"Kami perlu sampaikan bahwa secara nasional ada beberapa inisiatif yang dikembangkan, yaitu yang pertama adalah konsorsium oleh lembaga Eijkman yang disebut dengan vaksin Merah Putih ini kerjasama dengan Eijkman dan Biofarma dan berharap dengan pengembangan ini, maka Indonesia akan mempunyai vaksin sendiri," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam siaran pers YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (18/8/2020).

Wiku juga menjelaskan, selain vaksin Sinovac yang saat ini sedang dilakukan uji klinis tahap III di Bandung, ada beberapa perusahaan lain yang mengembangkan vaksin Corona di Indonesia.

"Ada Kalbe Farma dan Genexine, ini perusahaan bioteknologi yang asalnya dari Korea Selatan, dan Genexine ini mengembangkan vaksin GX19 yang akan melakukan uji klinis fase II di akhir tahun ini," jelas Wiku.

"Sedangkan Kimia Farma saat ini telah melakukan penjajakan dengan grup G42, perusahaan teknologi dari UEA dan Sinopharm, untuk melakukan pengadaan vaksin untuk kandidat vaksin yang telah melalui uji klinis I dan II," tambahnya.

Wiku pun berharap dengan berbagai kerjasama yang dilakukan dalam pengembangan vaksin Corona, nantinya masyarakat Indonesia bisa hidup lebih sehat dan aman dari COVID-19.



Simak Video "Pemerintah Minta Produsen Vaksin Covid-19 Penuhi Target Pengiriman"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)