Senin, 24 Agu 2020 09:12 WIB

Turunkan Risiko COVID-19, Penyandang Diabetes Sebaiknya Lakukan Ini

Reyhan Diandri Ghivarianto - detikHealth
diabetes Foto: shutterstock
Jakarta -

Pandemi COVID-19 saat ini masih melanda di sejumlah negara termasuk Indonesia. Terhitung pada tanggal 21 Agustus 2020 sudah ada 153.535 kasus positif yang terjadi di Tanah Air.

Seperti yang diketahui melalui berita-berita sebelumnya, banyak kematian yang disebabkan oleh komplikasi penyakit yang diderita para pasien COVID-19. Salah satu penyakit komplikasi yang berakibat fatal tersebut adalah diabetes, namun apakah benar orang penyandang diabetes rentan terkena COVID-19?

Medical Marketing Manager Kalbe Nutritionals dr Adeline Devita mengatakan para diabetesi harus lebih waspada terkait pandemi COVID-19. Bagi usia lansia penyakit ini sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan.

"Diabetesi harus lebih waspada terhadap COVID-19 ini. Berdasarkan referensi dari WHO, COVID-19 merupakan penyakit yang dapat berbahaya bagi penyandang diabetes. Selain itu, kaum lansia, orang dengan penyakit kronis seperti penyakit jantung, paru-paru, ataupun kanker, juga termasuk golongan rentan untuk terpapar virus Corona," ungkap dr Adeline kepada detikHealth baru-baru ini.

Dilansir dari laman thelancet dalam jurnal penelitian 'COVID-19 in people with diabetes', peneliti menemukan fakta bahwa sekitar 23.804 pasien dengan COVID-19 di Inggris, 32% di antaranya adalah penyandang diabetes tipe 2 dan 1.5% menyandang diabetes tipe 1. Dari perkembangan yang terlihat pasien dengan diabetes 3-5 kali lebih rentan meninggal daripada pasien tanpa diabetes.

Faktor usia pun turut mempengaruhi fatalitas dari COVID-19 maupun kerentanan dari penyandang diabetes untuk terkena COVID-19. Dilansir dari laman sciencedaily tingginya gula darah pada penyandang diabetes dapat menyebabkan malfungsi pada sistem imunitas tubuh yang dapat memicu infeksi virus.

"Kadar gula darah yang tidak stabil membuat diabetesi beresiko tingga terpapar COVID-19 serta meningkatkan resiko komplikasi jika sudah terinfeksi virus Corona akibat dari penurunan imunitas yang terjadi di dalam tubuh diabetesi," ujar dr Adeline.

dr Adeline menjelaskan bahwa virus juga lebih mudah berkembang pada tubuh manusia yang memiliki kadar gula tinggi. Selain itu, saat gula darah tinggi di dalam tubuh pun sudah terjadi peradangan. Sehingga ketika terinfeksi virus seperti COVID-19 ini, akan lebih mudah menyerang saluran pernafasan dan berkembang menjadi pneumonia.

"Hal tersebut yang menyebabkan diabetesi rentan terinfeksi virus. Dan ketika sudah terinfeksi, pasien akan cenderung stres yang akan menyebabkan kadar gula darahnya melonjak tidak terkontrol," ungkap dr Adeline.

Dari penjelasan tersebut terbukti bahwa memang ada faktor yang membuat penyandang diabetes lebih rentan terkena virus. Oleh karena itu, diabetesi wajib untuk melakukan beberapa langkah pencegahan agar terhindar dari virus berikut ini dilansir dari laman idf.org.

Menjaga Jarak

Physical distancing wajib selalu diterapkan setidaknya 2 meter. Hindari tempat-tempat yang rentan terhap kerumunan seperti mal, stasiun, dan tempat lain sebagainya.

Mencuci Tangan

Cuci tangan menggunakan sabun selama minimal 20 detik. Jika tidak ada sabun bisa menggunakan hand sanitizer yang memiliki kandungan alkohol 70%.

Gunakan Masker

Gunakan masker yang telah teruji mampu mencegah virus. Jangan gunakan masker kain biasa karena tentu tidak ada filter yang mampu menghadang partikel dari virus.

Hindari Orang yang Terlihat Sakit

Saat melihat orang lain batuk atau bersin ada baiknya untuk menjauh dari tempat orang tersebut. Virus COVID-19 dapat ditularkan dengan mudah melalui partikel dari batuk, bahkan bisa menempel di permukaan.

Jaga Gula Darah Stabil

Tingginya gula darah menyebabkan gangguan imunitas, oleh karena itu gula darah diabetesi harus dijaga. Makanan atau minuman bernutrisi pun bisa dikonsumsi untuk menjaga gula darah, terutama saat berpuasa. Nutrisi seperti karbohidrat lepas lambat & serat yang mampu menjaga gula darah atau pun protein, omega-3, dan zat lainnya juga penting dikandung oleh makanan atau minuman tersebut.

Nah, salah satu minuman dengan kandungan nutrisi yang baik untuk mejaga gula darah adalah Diabetasol Powder Nutrition. Diabetasol merupakan nutrisi pengganti makan yang lengkap dan seimbang dalam bentuk susu dengan kandungan Vita Digest Pro & yang merupakan karbohidrat lepas lambat dan tinggi serat.

Selain itu, Diabetasol dilengkapi dengan protein, omega-3, vitamin & mineral (Vitamin A, C, D, E, dan Zinc), sehingga konsumsi Diabetasol 2x sehari bisa membantu untuk menjaga kadar gula darah dan daya tahan tubuh agar tetap terlindungi di masa new normal



Simak Video "Awas! Diabetes Mengintai Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)