Minggu, 30 Agu 2020 18:14 WIB

4 Kebiasaan Buruk yang Bikin Payudara Cepat Kendur

Defara Millenia Romadhona - detikHealth
young woman is measuring her breast Kebiasaan sehari-hari bisa membuat payudara cepat kendur (Foto: iStock)
Jakarta -

Payudara yang kencang dan sehat merupakan dambaan bagi para wanita. Tak jarang wanita rela melakukan berbagai macam cara untuk menjaga payudaranya agar tetap kencang dan besar.

Namun pada beberapa orang, kendurnya payudara sulit dihindari. Tanpa disadari kebiasaan sehari-hari telah menyebabkan jaringan tubuh di bagian itu melemah.

Berikut 4 faktor penyebab kendurnya payudara, seperti dikutip dari berbagai sumber:

1. Diet tak sehat

Diet bisa diartikan mengatur pola makan. Tujuannya macam-macam, bisa menurunkan berat badan hingga mengontrol kadar nutrisi tertentu di dalam tubuh. Nah jika tujuannya menurunkan berat badan, maka hati-hati.

Ahli bedah payudara, Michael Edwards, M D, mengatakan bahwa penurunan berat badan terlalu drastis membuat jaringan payudara menjadi kendur. Hal ini karena payudara kehilangan banyak lemak. Tidak ada salahnya melakukan diet, tetapi harus dilakukan secara bertahap agar lemak di dalam tubuh dapat menyesuaikan.

2. Merokok

Kebiasaan merokok tidak hanya berisiko memicu kemandulan, tetapi juga menyebabkan payudara menjadi kendur. Merokok dapat membuat kulit menua dengan cara mengurangi aliran darah ke permukaan kulit. Dengan begitu, payudara akan menyusut dan kendur.

3. Tidur tengkurap

Tengkurap merupakan salah satu posisi yang sering dilakukan saat tidur. Spesialis bedah plastik di Jerman, Dr Dirk Kremer, mengatakan bahwa melakukan posisi tengkurap selama berjam-jam akan menyebabkan ligamen payudara menjadi kendur.

4. Salah pilih bra

Bra memiliki berbagai jenis dan fungsi. Meski fungsi utamanya sama yaitu untuk menopang payudara, namun beda jenis beda pula peruntukannya. Jika Anda berolahraga dan tidak menggunakan bra yang khusus untuk olahraga, maka payudara akan cepat kendur akibat gesekan saat olahraga.

"Semakin payudara Anda memantul, kulit payudara dan kolagen menjadi lebih stres," kata Edwards, dikutip dari Womenshealthmag.



Simak Video "Payudara Prostetik untuk Pengidap Kanker Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)