Senin, 31 Agu 2020 08:00 WIB

Meski Sering di Rumah, Jangan Lupa Banyak Gerak Sesuai Anjuran WHO

Abu Ubaidillah - detikHealth
Olahraga di rumah Foto: shutterstock
Jakarta -

Pandemi masih berlanjut di Indonesia, masyarakat harus memperhatikan kesehatannya agar tidak terpapar virus berbahaya yang bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, salah satunya adalah dengan cara rajin berolahraga.

WHO melalui kampanye #HealthyAtHome juga menganjurkan aktivitas olahraga dilakukan di rumah. Adapun dilansir dari situs resmi WHO, untuk durasi olahraga dan aktivitas yang dianjurkan berbeda-beda pada setiap tingkatan usia.

Untuk bayi di bawah 1 tahun yang belum dapat berpindah-pindah (merangkak atau berjalan), dianjurkan bergerak selama 30 menit dengan gerakan-gerakan ringan, misalnya tengkurap, main di lantai, dan sebagainya.

Sementara untuk anak berusia di bawah 5 tahun, setidaknya harus menghabiskan waktu selama 60 menit sehari dengan melakukan berbagai aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga tinggi, seperti berjalan, melompat, menari, berenang, atau bersepeda.

Beda lagi dengan anak usia 5-17 tahun, dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik selama kurang lebih 60 menit meliputi aktivitas untuk memperkuat otot dan tulang, seperti berlari, berputar, melompat, atau melakukan pekerjaan rumah.

Tak harus setiap hari, WHO menganjurkan aktivitas penguatan otot dan tulang dilakukan 3 kali dalam seminggu. Selain itu, melakukan aktivitas fisik lebih dari 60 menit sehari akan membuat anak berusia 5-17 tahun mendapatkan manfaat kesehatan tambahan.

Sedangkan untuk orang dewasa berusia di atas 18 tahun, aktivitas fisik yang dianjurkan setidaknya selama 150 menit dengan intensitas sedang per minggu atau 75 menit dengan intensitas tinggi per minggu. Bila ingin mendapat manfaat tambahan, orang dewasa bisa meningkatkan aktivitas fisiknya menjadi 300 menit per minggu atau yang setara.

Aktivitas dengan intensitas sedang yang dianjurkan WHO untuk orang dewasa meliputi berjalan, menari, berkebun, melakukan pekerjaan rumah, atau membawa/memindahkan beban seberat kurang dari 20 kg. Sedangkan aktivitas dengan intensitas tinggi yang disarankan meliputi berlari, bersepeda, aerobik, dan membawa beban lebih dari 20 kg.

Seluruh rangkaian aktivitas pada kampanye #HealthAtHome ini tentunya dilakukan untuk membuat tubuh tetap bugar sehingga masyarakat bisa bertahan di masa pandemi dan meminimalisir penyebaran virus berbahaya, seperti COVID-19.

Selain itu, upaya lain yang bisa dilakukan agar dapat bertahan di masapandemi adalah mempertimbangkan untuk memiliki polis asuransi kesehatan, seperti asuransi kesehatan dari (MMC) dan Mega International Health Care (MIHC). Dengan memiliki asuransi kesehatan, Anda bisa mengatur keuangan saat sakit maupun menghindari biaya tak terduga bila sewaktu-waktu virus berbahaya menyerang Anda atau keluarga.yang memiliki berbagai produk seperti Mega Medical care



Simak Video "Dirjen WHO: Kita Semua Berutang pada Tenaga Medis"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)