Senin, 31 Agu 2020 10:15 WIB

Ini Alasan Milenial Harus Tahu soal Kesehatan Jantung Mereka

Faidah Umu Sofuroh - detikHealth
ilustrasi sakit jantung Foto: shutterstock
Jakarta - Jangan pernah merasa aman dari ancaman penyakit jantung kendati kamu masih sangat muda. Sebab, penyakit jantung merupakan penyakit yang tak pernah pandang bulu. Ia bisa diderita oleh semua kalangan usia.

Kaum milenial saat ini merupakan generasi yang sedang aktif-aktifnya. Ketika milenial ini memasuki kehidupan dewasa, mereka akan mulai berpikir masa depan. Mereka juga harus mulai merencanakan masa depan dengan matang.

Oleh karena itu, jangan sampai para milenial ini lengah dan tidak peduli akan kondisi kesehatan jantung mereka. Selain aktif bekerja, milenial juga harus mulai aktif memeriksakan diri dan kondisi tubuh mereka agar selalu sehat dan bisa semakin produktif di masa keemasan mereka.

Melansir Health Matters, salah satu hal wajib yang harus dilakukan milenial di usia 20-an yaitu mulai melakukan konsultasi dengan dokter tentang kondisi kesehatan jantung mereka. Sebab, milenial ini kalangan yang rentan akan hal-hal yang meningkatkan risiko peluang terjadinya penyakit jantung.

Pertama, yaitu kurangnya waktu beristirahat. Milenial yang terlalu sibuk bekerja atau workaholic cenderung memiliki jam tidur di bawah 6 jam. Padahal waktu istirahat kurang dari 6 jam sering dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Kedua, yaitu merokok. Banyak perokok yang merasa baik-baik saja saat masih muda. Padahal rokok memiliki efek jangka panjang yang bisa menyebabkan penyumbatan arteri jika kondisinya sudah sangat parah.

Milenial juga kerap memiliki pola makan yang berantakan dan sembarangan. Ini adalah faktor risiko ketiga penyebab penyakit jantung. Makan-makanan fast food yang sering dikonsumsi merupakan dalang dari kadar kolesterol tinggi.

Padahal, efek kolesterol yang tinggi sangat berbahaya karena bisa menyumbat pembuluh darah ke jantung. Jika pembuluh darah tersumbat maka akan menyebabkan kinerja jantung menjadi terhambat dan tidak normal. Asupan oksigen ke jantung pun berkurang dan bisa menyebabkan serangan jantung dadakan.

Oleh karena itu, penting untuk menjaga kadar kolesterol tetap stabil. Untuk menurunkan kadar kolesterol, milenial bisa melakukan olahraga rutin dan juga mengonsumsi makanan berserat. Selain itu juga bisa rutin mengonsumsi Nestlé ACTICOR dua kali sehari setelah makan.

Nestlé ACTICOR merupakan minuman susu rendah lemak yang mengandung Beta Glucan dan Inulin. Kandungan Beta Glucan dan Inulin teruji klinis mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang merupakan faktor risiko penyakit jantung.

Nestlé ACTICOR juga terbuat dari bahan alami dan rasanya pun sangat enak. Ada 4 varian rasa, antara lain avocado, chocolate, green-tea latte, dan banana. Nestlé ACTICOR baik dikonsumsi oleh orang dewasa yang peduli akan kesehatan tubuh.

Bagi yang suka minuman dingin, Nestlé ACTICOR juga bisa dikonsumsi dengan dikombinasikan bersama es batu atau diminum dalam kondisi dingin. Untuk hasil yang optimal, Nestlé ACTICOR dianjurkan diminum 2x sehari setelah makan.

Nestlé ACTICOR, Cara Alami Turunkan Kolesterol.

Simak Video "RSUD Banjar Layani Penyakit Jantung Peserta BPJS Kesehatan"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)