Kamis, 03 Sep 2020 08:33 WIB

Studi Sebut Nangis Bisa Bikin Kurus, Kok Bisa?

Defara Millenia Romadhona - detikHealth
Cape Town, South Africa Ilustrasi menangis. (Foto ilustrasi: Thinkstock)
Jakarta -

Menangis merupakan respons alami untuk meluapkan emosi, dari rasa sakit hingga stres dan dari kesedihan hingga kebahagiaan. Banyak orang menahan tangis karena dianggap lemah dan cengeng. Padahal, baik pria maupun wanita, menangis adalah hal yang wajar.

Tidak perlu memikirkan soal mata bengkak setelah menangis. Sebab, menangis tidak sekadar memberikan kelegaan emosi yang dialami, tetapi juga bisa menurunkan berat badan.

Sebuah studi dikutip dari ScienceTimes, menyatakan bahwa tangisan emosional dapat membantu seseorang menurunkan berat badan. Menangis meningkatkan kadar kortisol, yaitu hormon yang berhubungan dengan kewaspadaan tubuh. Ketika tingkat kortisol tinggi, tubuh lebih baik dan memberikan energi untuk melakukan sesuatu yang produktif.

Ahli biokimia, William Frey, menemukan bahwa air mata yang disebabkan karena faktor stres akan menghilangkan berbagai zat beracun dari tubuh dan melepaskan hormon stres yang selama ini menumpuk. Proses ini sama seperti menghembuskan napas, buang air kecil, dan berkeringat.

Penelitian lain, dikutip dari Healthline juga berpendapat bahwa, alasan menangis dapat menurunkan berat badan yang disebabkan oleh kesedihan dan depresi, berkaitan dengan hilangnya nafsu makan. Selain itu, menangis dapat membakar sejumlah kalori. Jumlah kalori yang terbakar yaitu 1,3 kalori per menit, artinya menangis 20 menit dapat membakar sebanyak 26 kalori dalam tubuh.

Menangis memang memberikan manfaat, Namun, jangan biarkan hal itu berlarut-larut. Ingat, sedih secukupnya, menangis secukupnya, dan bahagia secukupnya.



Simak Video "Sudah Diet Tapi Tak Kunjung Kurus? Ini Tips Ampuhnya"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)