Sabtu, 05 Sep 2020 13:30 WIB

5 Fakta Agen Saraf Novichok yang Racuni Oposisi Rusia Alexei Navalny

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
poison 2 Tokoh oposisi Rusia diracun dengan Novichok (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Tokoh oposisi Rusia, Alexei Navalny, dalam kondisi koma di sebuah rumah sakit di Berlin setelah jatuh sakit dalam penerbangan dari Siberia ke Moskow. Ia dikabarkan diracun dengan agen saraf Novichok.

Navalny sempat mendapat pertolongan dari pramugari dan petugas medis saat masih berada di atas langit Siberia. Dua hari setelah pesawatnya mendarat darurat di Omsk, pejabat Rusia mengizinkannya diterbangkan ke Jerman untuk mendapat perawatan.

Racun Novichok terakhir kali muncul dalam pemberitaan pada 2018 saat eks mata-mata Rusia Sergei Skripal dan anak perempuannya Yulia diserang di kota Salisbury, Inggris.

Dikutip dari BBC, berikut beberapa fakta Novichok:

1. Dikembangkan di Uni Soviet

Nama Novichok dalam bahasa Rusia berarti 'pendatang baru' dan merujuk pada sekelompok agen saraf yang dikembangkan Uni Soviet pada 1970-an dan 1980-an. Racun ini dikenal sebagai generasi keempat senjata kimia.

Keberadaan Novichok diungkap oleh ahli kimia Dr Vil Mirzayanov pada 1990-an melalui media Rusia. Ia lalu membelot ke Amerika Serikat dan mempublikasikan formula kimianya dalam buku State Secrets.

Pada 1999, pejabat keamanan AS terbang ke Uzbekistan untuk membongkar dan mendekontaminasi salah satu bekas fasilitas uji senjata kimia terbear Uni Soviet. Menurut Dr Mirzayanov, Uni Soviet menggunakan fasilitas tersebut untuk membuat dan menguji Novichok dalam batch kecil. Agen saraf ini didesain untuk menghindari deteksi internasional.

2. Lebih beracun dari agen lain

Beberapa varian Novichok dipercaya 5 kali lebih beracun dibanding agen saraf VX. Agen saraf VX adalah racun yang dipakai untuk membunuh kerabat Kim Jong Un pada 2017.

3. Tersedia dalam berbagai bentuk

Umumnya liquid atau cair, tetapi racun ini tersedia dalam bentuk padat. Artinya bisa didispersikan sebagai serbuk. Beberapa juga dibuat sebagai senjata binari. yakni disimpan dalam dua kandungan yang kurang beracun untuk memudahkan pengangkutan dan penyimpanan.

4. Efek cepat

Novichok didesain lebih beracun dibanding senjata kimia lain, sehingga beberapa versi bisa memberikan efek sangat cepat yakni 30 detik hingga 2 menit. Paparan utama melalui inhalasi atau dihirup, dan diyakini bisa diserap melalui kulit.

5. Gejala sama

Gejala keracunan Novichok mirip keracunan agen saraf lainnya yang memblok sinyal dari saraf ke otot, memicu kolaps pada banyak fungsi organ. Kejang, sesak napas, mual-muntah adalah beberapa gejalanya.



Simak Video "Sputnik V Jadi Nama Vaksin Corona Rusia"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)