Senin, 07 Sep 2020 12:45 WIB

Reza Artamevia Ditahan, Ini 5 Faktor yang Buat Mantan Pecandu Kambuh Lagi

Ayunda Septiani - detikHealth
Polisi menggelar jumpa pers terkait penangkapan penyanyi Reza Artamevia terkait penyalahgunaan narkoba. Reza turut dihadirkan dengan memakai baju tahanan. Reza Artamevia positif sabu. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Penyanyi Reza Artamevia diamankan pihak kepolisian karena dugaan kasus narkoba. Setelah dilakukan pemeriksaan, hasil tes urine Reza dinyatakan positif sabu.

"Modus membeli dan menggunakan sabu-sabu. Hasil tes urine positif amphetamine atau masuk dalam kategori narkotika jenis sabu-sabu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (6/9/2020).

Ini adalah kali kedua Reza terjerat kasus serupa setelah ia sempat ditahan 4 tahun lalu. Saat itu ia diamankan di sebuah hotel di Kota Mataram, Minggu (28/8/2016) malam, bersama Aa Gatot Brajamusti dan istrinya, Dewi Aminah.

Psikolog Forensik, Reza Indragiri, mengatakan terdapat sedikitnya lima faktor yang menyebabkan mantan pecandu narkoba kembali terseret kasus serupa.

Lantas apa yang menyebabkan mantan pecandu bisa kambuh lagi?

1. Program rehabilitasi dijalankan secara klasikal dan kurang fokus pada kondisi individual
2. Detoksifikasi belum tuntas
3. Efek samping penggunaan obat resep untuk menghentikan penyalahgunaan narkoba
4. Program tidak komprehensif
5. Kehidupan sehari-hari si mantan penyalahguna tidak berubah.

"Jadi, semestinya bukan hanya seleb kambuh yang perlu ditelisik. Bagaimana program rehabilitasi yang ada selama ini, juga patut dievaluasi," ujar Indragiri dalam pernyataan yang diterima detikcom, Senin (7/9/2020).

Selain itu, Indragiri menaksir total biaya penanganan pecandu narkoba bisa mencapai 15 ribu dolar atau sekitar Rp 221,7 juta. Jumlah tersebut meliputi pengobatan, penegakan hukum, dan hilangnya produktivitas.

"Jika ditambah dengan biaya intangible, melonjak ke hampir 40 ribu dolar per orang atau setara dengan Rp 590,1 juta," tambah Reza.

Indragiri menambahkan, biaya tersebut bisa semakin bertambah apabila sang mantan pecandu narkoba kembali kambuh. Hal ini dikarenakan semua dosis obat yang diberikan harus dinaikkan. Dosis ini meliputi untuk mengatasi kekambuhan mental, emosional, dan fisik.



Simak Video "Peneliti Kemenkes Ungkap Risiko Bila Ganja Tetap Dijadikan Obat"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)