Senin, 07 Sep 2020 18:30 WIB

Keinginan Pria Prancis Live-kan Detik-detik Kematian Ditolak Facebook

Ayunda Septiani - detikHealth
Ilustrasi Bunuh Diri Foto: Thinkstock
Jakarta -

Seorang pria di Prancis bernama Alain Cocq berencana untuk menyiarkan langsung proses kematiannya di media sosial. Tapi, platform media sosial Facebook menegaskan akan memblokir upaya yang akan dilakukan Cocq.

Sebelumnya pria 57 tahun tersebut yang mengalami penyakit langka yang tidak bisa disembuhkan, mengumumkan akan menyiarkan langsung proses kematiannya sebagai salah satu bentuk protes kepada Presiden Emmanuel Macron karena permintaan suntik mati atau euthanasia ditolak. Dia mengalami kondisi langka yakni dinding arterinya saling menempel.

"Meskipun kami menghormati keputusan (Cocq) untuk menarik perhatian seputar permasalahannya yang kompleks ini, mengikuti saran para ahli, kami mengambil langkah-langkah untuk mencegah siaran langsung di akun Alain. Aturan kami tidak mengizinkan menyiarkan upaya bunuh diri," jelas juru bicara Facebook, dikutip dari laman News.com.au.

Pada Sabtu (5/9/2020) lalu, Cocq menolak semua makanan, minuman, dan obat-obatan. Dia memperkirakan bahwa usianya tidak akan sampai sepekan.

Cocq mengaku telah mencoba mengunggah video lain pada Sabtu pagi setelah Facebook memblokir siaran langsungnya.

Kepada semua orang yang mendukungnya, Cocq meminta pendapat mengenai kebijakan Facebook tersebut.

"Terserah Anda sekarang, sehingga Anda bisa memberitahu mereka pendapat tentang metode membatasi kebebasan berbicara. Akan ada waktu dalam 24 ja untuk melanjutkan video tersebut," kata Cocq.



Simak Video "Kasus Bunuh Diri Anak Muda di Korsel Meningkat 2 Kali Lipat"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)