Selasa, 08 Sep 2020 20:30 WIB

Penyebab dan Ciri-ciri Gagal Ginjal yang Harus Diketahui

Tim detikcom - detikHealth
gagal ginjal Foto: Getty Images/iStockphoto/yezry/Penyebab dan Ciri-ciri Gagal Ginjal yang Harus Diketahui
Jakarta -

Gagal ginjal adalah penyakit ketika ginjal Anda tiba-tiba tidak dapat menyaring produk limbah dari darah Anda. Ketika ginjal Anda kehilangan kemampuan penyaringannya, tingkat limbah berbahaya dapat menumpuk.

Seperti dikutip dari artikel Situasi Penyakit Ginjal Kronis yang diterbitkan Kementerian Kesehatan RI, ginjal memiliki setumpuk fungsi penting bagi tubuh manusia. Diantaranya menjaga komposisi darah dengan mencegah menumpuknya limbah dan mengendalikan keseimbangan cairan dalam tubuh.

Selain itu organ yang disebut juga dengan "buah pinggang" ini punya peran menjaga level elektrolit seperti sodium, potasium dan fosfat tetap stabil, memproduksi hormon dan enzim yang membantu dalam mengendalikan tekanan darah, membuat sel darah merah dan menjaga tulang tetap kuat.

Nah jika limbah menumpuk akan dapat menyebabkan susunan kimiawi darah Anda mungkin tidak seimbang. Perlu diketahui, penyakit ginjal kronis awalnya tidak menunjukkan tanda dan gejala. Namun kemudian dapat berjalan progresif menjadi gagal ginjal.

Karena berlangsung bertahap penyakit ginjal sebenarnya bisa dicegah dan ditanggulangi. Paling tidak kemungkinan untuk mendapatkan terapi yang efektif akan lebih besar jika diketahui lebih awal.

Dilansir Mayoclinic, penyebab gagal ginjal:

Gagal ginjal terjadi jika Anda memiliki kondisi yang memperlambat aliran darah ke ginjal. Selain itu Anda mengalami kerusakan langsung pada ginjal. Penyebab lainnya yakni saluran pembuangan urine (ureter) ginjal Anda tersumbat dan limbah tidak dapat keluar dari tubuh Anda melalui urine Anda.

Penyakit dan kondisi yang dapat memperlambat aliran darah ke ginjal dan menyebabkan cedera ginjal meliputi:

-Kehilangan darah atau cairan
-Obat tekanan darah
-Serangan jantung
-Penyakit jantung
-Infeksi
-Gagal hati
-Penggunaan aspirin, ibuprofen, naproxen sodium, atau obat-obatan terkait
-Reaksi alergi parah
-Luka bakar parah
-Dehidrasi berat
-Diabetes

Ciri-ciri dan gejala gagal ginjal seperti dikutip dari Mayoclinic:

a. Output urine menurun, meskipun kadang-kadang output urine tetap normal
b. Retensi cairan, menyebabkan pembengkakan di tungkai, pergelangan kaki atau kaki Anda
c. Sesak napas
d. Kelelahan
e. Kebingungan
f. Mual
g. Detak jantung tidak teratur
h. Nyeri atau tekanan dada
i. Kejang atau koma pada kasus yang parah


Gagal ginjal seringkali sulit diprediksi atau dicegah. Tetapi Anda dapat mengurangi risiko dengan merawat ginjal Anda. Bagaimana caranya? Perhatikan label saat mengonsumsi obat nyeri. Ikuti petunjuk untuk obat nyeri yang dijual bebas, seperti aspirin, acetaminophen, ibuprofen, dan naproxen sodium. Mengonsumsi terlalu banyak obat itu dapat meningkatkan risiko cedera ginjal. Apalagi jika Anda sudah menderita penyakit ginjal, diabetes, atau tekanan darah tinggi.

Ikuti saran dokter Anda untuk menjaga ginjal dan kondisi kronis lainnya. Jika Anda memiliki penyakit ginjal atau kondisi lain yang meningkatkan risiko gagal ginjal akut, seperti diabetes atau tekanan darah tinggi, tetap ikuti pengobatan dan ikuti rekomendasi dokter untuk menangani kondisi Anda. Lakukan gaya hidup sehat sebagai prioritas. Makan makanan yang sehat dan seimbang, serta jangan minum alkohol.



Simak Video "Mengenal 2 Penyebab Penyakit Ginjal Kronis di Hari Ginjal Sedunia"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/pal)