Kamis, 10 Sep 2020 05:00 WIB

9 Manfaat Mengejutkan Edamame untuk Kesehatan

Tim detikcom - detikHealth
Edamame is one of the popular Japanese cuisine Foto: iStock/9 Manfaat Mengejutkan Edamame untuk Kesehatan
Jakarta -

Edamame merupakan kedelai muda. Makanan nabati yang populer sebagai makanan ringan ini memiliki beragam manfaat untuk kesehatan.

Kacang edamame dapat dengan mudah ditemukan di pasar atau supermarket. Bisa juga dibeli secara online. Bentuknya bisa beku, masih ada kulit, atau tanpa kulit. Rasanya, ada yang asin, ada yang tanpa rasa. Cara memasaknya bisa dengan direbus, dikukus atau dipanasi di microwave.

Kacang edamame secara alami bebas gluten dan rendah kalori, tidak mengandung kolesterol, dan merupakan sumber protein, zat besi, dan kalsium yang sangat baik.

Healthline melansir edamame mengandung sekitar 12% protein, yang merupakan jumlah yang layak untuk makanan nabati. Biji hijau edamame menyediakan asam amino esensial yang membuatnya jadi sumber protein berkualitas.

Berikut manfaat edamame untuk kesehatan dilansir medicalnewstoday:

1. Kurangi Risiko Penyakit Otak

Edamame dapat mengurangi risiko penyakit otak terkait usia. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi isoflavon edamame dapat menurunkan risiko penurunan kognitif. Penyelidikan sebelumnya telah menemukan bahwa pengobatan dengan isoflavon edamame dapat membantu meningkatkan aspek berpikir dan kognisi, seperti memori nonverbal dan kefasihan verbal.

Satu studi tahun 2015, yang melibatkan 65 orang dengan penyakit Alzheimer, tidak mengkonfirmasi temuan ini. Namun, sebuah meta-analisis, pada tahun yang sama yakni 2015, menyimpulkan bahwa isoflavon kedelai dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif setelah menopause.

2. Tingkatkan Kesehatan Jantung

Beberapa ilmuwan telah menemukan bukti bahwa protein kedelai memiliki khasiat yang dapat menurunkan low density lipoprotein (LDL), atau kadar kolesterol 'jahat', dalam darah seseorang. Penulis studi tahun 2017 menunjukkan bahwa edamame juga bermanfaat bagi kesehatan jantung melalui kandungan serat, kandungan antioksidan, dan mekanisme lainnya.

3. Cegah Depresi

Edamame mengandung folat, yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan DNA dan untuk pembelahan sel yang tepat. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa memiliki asupan folat yang cukup dapat membantu mencegah depresi.

Ini dapat dilakukan dengan menghentikan terlalu banyak zat yang disebut homosistein agar tidak terbentuk di dalam tubuh. Kadar homosistein yang tinggi dapat mencegah darah dan nutrisi lain mencapai otak, dan dapat mengganggu produksi hormon serotonin 'perasaan baik'. Hormon ini membantu mood, tidur, dan nafsu makan.

ilustrasi edamameilustrasi edamame Foto: iStock

4. Atasi Diabetes

Orang dengan diabetes tipe 2 mungkin mendapat manfaat dari mengonsumsi produk kedelai tanpa pemanis, seperti edamame, menurut sebuah studi tahun 2012. Para ilmuwan ini melihat data untuk 43.176 orang selama 5,7 tahun. Mereka menemukan tingkat diabetes tipe 2 yang lebih rendah di antara mereka yang mengonsumsi produk kedelai tanpa pemanis, sementara mereka yang mengonsumsi versi manis memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit tersebut. Namun, penelitian tersebut memiliki beberapa keterbatasan, sehingga diperlukan lebih banyak penelitian lagi.

5. Tingkatkan Kesuburan

Beberapa orang berpendapat bahwa mengonsumsi lebih banyak zat besi dan protein dari sumber nabati seperti edamame, bayam, kacang-kacangan, labu, tomat, dan bit dapat meningkatkan kesuburan atau menurunkan risiko gangguan ovulasi. Edamame adalah sumber zat besi, folat, dan protein nabati yang baik.

Sebuah ulasan kecil dari tahun 2018 mencatat hubungan nyata antara kesuburan dan asupan tinggi asam folat, lemak tak jenuh ganda, dan makanan nabati.

6. Tingkatkan Energi

Kekurangan zat besi dalam makanan dapat menyebabkan anemia defisiensi zat besi. Edamame adalah sumber zat besi yang sangat baik bersama dengan lentil, bayam, dan buah kering.


7. Atasi Radang

Edamame mengandung kolin, nutrisi yang mirip dengan vitamin B. Hal ini berkontribusi pada gerakan otot dan memori. Sebuah studi tahun 2010 menyimpulkan bahwa kolin dapat membantu mengurangi peradangan yang terjadi pada penderita asma.

Pada 2017, sebuah penelitian hewan pengerat menunjukkan bahwa kolin dapat membantu melindungi dari peradangan yang menyebabkan penyakit kardiovaskular. Sebaliknya, kekurangan kolin dapat meningkatkan risiko penyakit hati, aterosklerosis, dan kemungkinan gangguan neurologis.

8. Membantu Meringankan Dampak Menopause

Edamame dapat membantu mengatasi dampak menopause. Isoflavon yang menyerupai estrogen dalam edamame dapat membantu meringankan dampak dari dua aspek menopause. Ulasan tahun 2016 menyimpulkan bahwa isoflavon edamame dapat memperlambat pengeroposan tulang dan meningkatkan kekuatan tulang.

Dalam studi lain dari 2017, wanita yang menerima perawatan isoflavon edamame selama 12 minggu melaporkan lebih sedikit gejala menopause, termasuk kelelahan, hot flashes, depresi, dan mudah tersinggung daripada mereka yang tidak. Sebagian besar penelitian telah melihat dampak isoflavon dalam isolasi, bukan pada makanan yang mengandung kedelai.

9. Cocok Untuk Diet

Manfaat edamame berikutnya yakni camilan untuk orang yang sedang berdiet. Dilansir Healthline, edamame kaya akan serat sehat. Karena itu kamu akan kenyang lebih lama.



Simak Video "Sudah Diet Tapi Tak Kunjung Kurus? Ini Tips Ampuhnya"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/pal)