Sabtu, 12 Sep 2020 10:51 WIB

Beban Mental Pasien COVID-19: Merasa Bersalah Tularkan Orang Lain

Firdaus Anwar - detikHealth
In the Hospital Sick Male Patient Sleeps on the Bed. Heart Rate Monitor Equipment is on His Finger. Foto: Getty Images/iStockphoto/gorodenkoff
Jakarta -

Orang-orang yang berhasil sembuh dari infeksi virus Corona COVID-19 bisa mengalami berbagai efek sisa. Mulai dari fisik yang tak kunjung pulih karena sindrom "long COVID" hingga beban mental akibat rasa bersalah mengetahui menularkan penyakitnya ke orang terdekat.

Pekerja sosial di Mount Sinai National Jewish Health Respiratory Institute, Rachel Potter, bercerita banyak pasien yang mengalami masalah kesehatan mental. Sebagian merasa cemas, ada juga yang merasa takut.

"Umumnya saat kita jatuh sakit, kita hanya perlu fokus menyembuhkan diri. Tapi karena COVID-19 ini mudah menular, kita tidak hanya harus menjaga diri sendiri. Ada tanggung jawab tambahan karena risiko menularkan penyakit ke orang-orang yang kita sayangi, kata Rachel seperti dikutip dari Fox News, Sabtu (12/9/2020).

Barry Douglas (55), dari Maryland, Amerika Serikat (AS), adalah salah satu contoh mantan pasien Corona yang mengalami hal tersebut. Barry didiagnosis terinfeksi COVID-19 tiga pekan lalu saat merasa sakit usai kembali dari liburan di pantai.

Barry mengaku saat menerima diagnosis langsung menelepon seluruh keluarga di rumah.

"Saya merasa tidak enak. Rasanya sungguh tidak enak, tapi rasa cemas mengetahui bahwa saya bisa jadi penyebab virus ini menyebar di keluarga jauh lebih buruh," ungkap Barry.

"Saya mungkin tidak akan bisa memaafkan diri saya sendiri," lanjutnya.

Barry menjalani masa isolasi di rumah sendirian sambil diawasi oleh dokter secara virtual. Sementara istri dan anaknya diminta tinggal di rumah kerabat.

Pada akhirnya Barry berhasil sembuh dan berkat dukungan keluarga bisa melewati kecemasan dan rasa bersalah yang dirasakan.

"Pengalaman seperti ini umum terjadi pada pasien," komentar Rachel.



Simak Video "Tips 3K agar Mental Tetap Sehat saat Berjuang Lawan Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)