Senin, 14 Sep 2020 14:50 WIB

Hampir Tiap Hari Bikin Surat Kematian COVID-19, Dokter Ini Titip Pesan

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Medical team nurse feeling tired and sad from working to cure patients during covid 19 pandemic. Young woman take a break sitting close her eyes and rest after hard work at emergency case in hospital. Ilustrasi dokter. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Kiwis)
Topik Hangat Kisah di Garis Depan
Jakarta -

Jumlah kasus kematian COVID-19 di Indonesia kian bertambah setiap harinya. Seorang dokter yang bertugas menangani pasien Corona di Jakarta pun curhat tak kuasa menahan pilu setiap kali menulis surat kematian pasien.

Anggota Satgas COVID-19 dari Rumah Sakit Prikasih, dr Gia Pratama, mengaku hampir tiap hari menulis surat kematian pasien COVID-19. Makin terasa pilu ketika sehari-hari masih ada saja yang meremehkan bahaya COVID-19.

"Jangan meremehkan penyakit ini, kita yang muda mungkin bisa sembuh, tapi kita bisa menularkan kepada orang tua yang kita sayangi dan mereka belum tentu bisa sembuh," pesan dr Gia saat dihubungi detikcom, Senin (14/9/2020).

[Gambas:Instagram]

dr Gia bercerita, sudah hampir setiap hari ia harus membuatkan surat kematian pasien yang meninggal karena COVID-19. "Dari Maret ya sudah banyak, hanya makin ke sini makin sering, hampir sehari sekali," ujarnya.

Curahan hatinya menghadapi situasi ini ia unggah di Instagram. Unggahan tersebut viral dan mendapat banyak respons positif.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
Topik Hangat Kisah di Garis Depan