Selasa, 15 Sep 2020 17:23 WIB

Kematian Pasien Corona di RI Naik 2,2 Persen Seminggu Terakhir, Lebih Tinggi dari Global

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Petugas dari kecamatan Cilandak membawa peti mati di jalan Fatmawati, Jakarta, Jumat (28/8/2020). Kegiatan tersebut untuk mensosialisasikan bahaya Covid-19 yang dapat menyebabkan kematian. Kampanye unik ini juga diikuti oleh TNI, Polri dan dinas terkait di lingkungan Pemprov DKI. Kematian Corona di RI naik 2,2 persen dalam seminggu terakhir. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mencatat terjadi kematian kasus kematian sebesar 2,2 persen selama sepekan terakhir atau pada periode 6 September-13 September 2020.

"Kasus meninggal selama seminggu ini mengalami kenaikan sebesar 2,2 persen di mana kenaikan kematian tertinggi di Sumatera Barat," ujar Prof Wiku dalam siaran pers di Youtube BNPB, Selasa (15/9/2020).

Prof Wiku menjabarkan 5 provinsi yang mengalami kenaikan kasus kematian tertinggi selama sepekan terakhir yakni Sumatera Barat naik sebesar 150 persen, Bali naik 72,5 persen, Riau naik 35,5 persen, DKI Jakarta naik 28,6 persen dan Jawa Timur naik 11,2 persen.

Sementara itu jika dilihat dari persentase kematian tertinggi secara keseluruhan, lima provinsi teratas yakni:

- Jawa Timur: 7,25 persen
- Jawa Tengah: 6,45 persen
- Bengkulu: 6,44 persen
- Sumatera Selatan: 5,69 persen
- Nusa Tenggara Barat: 5,89 persen

"Perlu kami sampaikan sebagai pembanding, Indonesia rata-rata angka kematiannya adalah 4,1 persen dan dunia 3,16 persen," ungkapnya.

"Jadi kalau kita lihat seperti ini, perlu jadi perhatian dari provinsi yang kami sebut untuk menekan angka kematiannya sehingga bisa paling tidak sama dengan angka nasional atau lebih rendah lagi," sebutnya.

Selain itu pertumbuhan kasus COVID-19 juga mengalami kenaikan. Satgas COVID-19 melaporkan penambahan kasus Corona COVID-19 di Indonesia meningkat 10,4 persen dalam sepekan terakhir. Provinsi Aceh jadi sorotan karena mengalami peningkatan yang paling tajam mencapai 69,3 persen.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)