Selasa, 15 Sep 2020 16:54 WIB

Satgas COVID-19 Ungkap Alasan Masker Scuba-Buff Tak Disarankan Dipakai di KRL

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Suasana KRL Cawang-Bogor Satgas COVID-19 ungkap alasan masker scuba-buff tak disarankan dipakai di KRL. (Foto: Suasana KRL Cawang-Bogor (Herianto/detikcom))
Topik Hangat Masker Scuba Dilarang?
Jakarta -

Juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menanggapi rencana PT KCI yang menyarankan pengguna KRL untuk tidak memakai masker scuba dan masker buff. Seperti yang diketahui, memakai masker adalah salah satu cara untuk menghindari penularan virus Corona tapi tidak semua jenis masker memiliki kemampuan filtrasi yang sama.

"Masker scuba atau buff ini adalah masker satu lapis saja dan terlalu tipis sehingga kemungkinan untuk tembus dan tidak bisa menyaring lebih besar, maka dari itu disarankan menggunakan masker yang berkualitas," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan Sekretariat Presiden, Selasa (15/9/2020).

"Selain itu masker scuba sering mudah ditarik ke dagu sehingga fungsi masker jadi tidak ada," sambungnya.

Diterangkan oleh Prof Wiku, masker kain yang bagus adalah yang berbahan katun dan berlapis tiga. Masker kain berbahan katun yang memiliki tiga lapisan akan bisa menyaring partikel virus lebih baik dibandingkan jenis kain lainnya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat agar mengenakan masker dengan cara yang tepat. Tidak menurunkannya sampai ke dagu agar masker yang digunakan bisa dengan efektif mencegah paparan COVID-19.

"Gunakan masker dengan cara yang tepat. Untuk bisa melindungi, (pakai dengan) menutup area hidung sampai mulut dan dagu serta rapat di pipi," pungkasnya.



Simak Video "Masker Buff dan Scuba Tak Disarankan Dipakai di KRL, Ini Alasannya"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)
Topik Hangat Masker Scuba Dilarang?