Rabu, 16 Sep 2020 11:34 WIB

WHO: Stok Vaksin Corona untuk Kembali Hidup Normal Baru Bisa Terpenuhi 2022

Firdaus Anwar - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. Ilustrasi vaksin Corona COVID-19. (Foto: iStock)
Jakarta -

Peneliti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan agar masyarakat tidak berharap kehidupan bisa kembali seperti sedia kala saat vaksin virus Corona COVID-19 sudah mulai diproduksi. Karena stok vaksin yang tersedia tidak akan cukup untuk sebagian besar orang, setidaknya sampai tahun 2022.

Kepala peneliti WHO, Soumya Swaminathan, memprediksi hasil uji klinis berbagai kandidat kemungkinan akan keluar di awal tahun 2021. Berpatokan hal tersebut, maka produksi tahap awal kemungkinan baru dimulai pertengahan 2021.

Sesuai rekomendasi WHO, kelompok berisiko dan tenaga strategis akan diprioritaskan mendapat vaksin terlebih dahulu. Sementara itu masyarakat umum tetap menjaga diri dengan protokol kesehatan sambil secara bertahap kapasitas produksi vaksin ditingkatkan.

"Orang-orang sekarang membayangkan begitu masuk Januari vaksin sudah tersedia untuk seluruh dunia dan semuanya kembali normal. Bukan seperti itu cara kerjanya," kata Swaminathan seperti dikutip dari South China Morning Post, Rabu (16/9/2020).

"Prediksi terbaik kami adalah vaksin akan mulai dibagikan pertengahan 2021. Karena kita kemungkinan baru melihat hasil beberapa uji klinis di awal 2021," lanjutnya.

WHO berencana menyiapkan sekitar ratusan juta dosis vaksin untuk dibagikan secara adil pada 170 negara yang tergabung dalam inisiasiCOVAX pada pertengahan 2021. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 2 milyar dosis vaksin pada akhir 2021.



Simak Video "Janji India Bagikan Vaksin Corona Buatannya ke Seluruh Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/kna)