Jumat, 18 Sep 2020 19:05 WIB

Fakta Brucellosis, Wabah Baru di China yang Bisa Bikin Testis Bengkak

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Male suffering with pain in the urogenital system. Disease for men. The concept of protection of sexually transmitted infections. Brucellosis bisa memicu peradangan pada testis (Foto: iStock)
Jakarta -

Setelah dilanda pandemi Corona sejak akhir Desember 2019 lalu, ribuan orang di Lanzhou, China diketahui terserang penyakit akibat infeksi bakteri yaitu brucellosis. Kondisi ini bisa memicu pembengkakan testis pada pria.

Di awal, jumlah orang yang terinfeksi masih sedikit. Tetapi, setelah 21 ribu warga dites, ternyata ada lebih dari 3 ribu orang yang terinfeksi bakteri ini.

"Angkanya jauh lebih besar dari yang diperkirakan dan memicu kekhawatiran terkait meluasnya penyakit dan konsekuensinya," tulis Global Times.

Bagaimana cara penularannya?

Umumnya, penularan penyakit ini terjadi melalui makanan yang terkontaminasi bakteri Brucella. Tetapi, dalam kasus ini penularannya diyakini terjadi lewat udara.

Rute penularan umumnya terjadi dari hewan ternak ke manusia melalui daging yang tidak dimasak dengan sempurna, atau produk susu yang tidak disterilkan. Sementara sampai saat ini, penularan dari manusia ke manusia masih jarang ditemukan.

Apa saja gejala yang muncul?

Gejala infeksi brucellosis ini mirip dengan orang yang terkena flu. Bedanya, gejalanya disertai dengan lemas, berkeringat, berat badan turun, dan nyeri pada otot.

Namun, pada sebagian kecil orang sekitar 2 persen, infeksi ini bisa menyebabkan kematian. Tetapi, sampai saat ini tidak ada kasus kematian yang dilaporkan akibat penyakit infeksi ini.

Apa sudah pernah terjadi sebelumnya?

Sebelumnya, peringatan terkait infeksi ini sudah ada sejak satu tahun lalu. Saat itu, sejumlah warga di Lanzhou, Provinsi Gansu, China sakit dan diketahui penyebabnya karena kebocoran sebuah pabrik biofarmasetika yang ternyata memproduksi vaksin brucellosis.

Pabrik tersebut diketahui menggunakan sterilizer yang kadaluarsa selama Juli sampai Agustus selama memproduksi vaksin. Hal ini membuat udara aerosol yang dihasilkan terkontaminasi oleh bakteri.



Simak Video "Agar Tak Terpapar Bakteri Listeria, Begini Cara Menyimpan Jamur Enoki"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)