Sabtu, 19 Sep 2020 06:45 WIB

Suka-duka Merawat Pasien COVID-19, Tak Sempat Buka Puasa Saking Repotnya

Elsa Himawan - detikHealth
Close-up portrait of doctor in hospital operating room Suka duka merawat pasien COVID-19 (Foto: Getty Images/graphixel)
Topik Hangat Kisah di Garis Depan
Jakarta -

Perjuangan merawat pasien COVID-19 terkadang tak kenal waktu. Seorang perawat mengisahkan sampai tak sempat buka puasa karena tugas yang tak bisa ditunda.

Pengalaman tersebut dikisahkan oleh salah satu perawat COVID-19 di RS Haji Surabaya, Putri Ardyasana. Ia menceritakan pengalaman paling berkesan untuknya saat merawat pasien COVID-19.

"Waktu itu pas bulan puasa, kebetulan saya lagi jaga sore. Kita operan praktik jam 2-an. Riwayat pasien-pasien masih stabil nih, jadi kita persiapan-persiapan aja, kayak persiapan obat," ujar Putri kepada detikcom, Jumat (19/09/2020).

Sebelum asar, tiba-tiba para tenaga kesehatan melihat seorang pasien ibu hamil, dengan kondisi yang amat buruk. Kebetulan, saat itu yang jaga hanya tiga orang. Putri adalah salah satunya.

"Jadi waktu itu, saya minta teman saya yang bidan buat bantu pasien itu. Tapi belum muncul-muncul," pungkasnya.

Akhirnya, Putri memutuskan untuk menolong sang pasien sendirian, sampai dirinya tak menyadari kalau sudah waktunya buka puasa. Hingga pukul setengah 8 malam, ia merasa tubuhnya sangat lemas dan baru menyadari bahwa ia belum makan ataupun minum. Tak lama kemudian, sang bidan datang, sehingga akhirnya Putri bisa buka puasa.

Putri juga menceritakan bahwa sebenarnya masih banyak pengalaman yang mengesankan baginya. Momen paling menyenangkan adalah saat ia menerima hasil SWAB pasien yang berubah menjadi negatif. Artinya, sang pasien sudah bisa pulang karena sudah dinyatakan tidak lagi positif COVID-19.

"Ada titik capek juga. Tapi balik lagi, saya terjun di dunia perawatan dan kesehatan. Ingat janji profesi juga. Jadi, ketika mulai stres, kami para perawat berusaha menghibur diri, seperti main TikTok, foto-foto, boomerang," pungkasnya.



Simak Video "Yang Harus Dilakukan Jika Tak Bisa Cium Bau Seperti Gejala Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
Topik Hangat Kisah di Garis Depan