Selasa, 22 Sep 2020 05:42 WIB

Diralat! Sebut COVID-19 Menular Secara Airborne, CDC Ternyata Salah Posting

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Memakai alat pelindung wajah sangat penting di era pandemi COVID-19. Tidak hanya masker kain, face shield juga sedang banyak disenangi masyarakat. Risiko penularan virus Corona secara airborne tengah dipelajari (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Pusat pencegahan dan pengendalian penyakit Amerika Serikat atau CDC bikin gempar lewat panduan terbarunya tentang penularan virus Corona COVID-19. Belakangan, panduan tersebut direvisi karena ternyata salah posting!

"Versi draft dari usulan perubahan tentang rekomendasi tersebut terunggah secara tidak sengaja ke website resmi. CDC saat ini memperbaharui rekomendasinya terkait penularan SARS-CoV-2 (virus yang menyebabkan COVID-19) secara airborne," tulis CDC di situsnya.

"Begitu proses selesai, pembaruan akan diunggah," lanjutnya, dikutip dari keterangan terbaru di CDC.gov, tertanggal 21 September 2020.

Sebelumnya, dalam pembaruan tertanggal 18 September 2020, CDC memuat update rekomendasi tentang cara penularan virus Corona SARS-CoV-2. Disebutkan, penularan lewat partikel yang terhirup dari udara dianggap sebagai jalur utama persebaran virus.

"Persebaran lewat menyentuh permukaan tidak dianggap sebagai jalur utama virus menyebar," tulis CDC dalam rekomendasi sebelumnya, yang kini sudah dihapus.

Rekomendasi CDC soal penularan COVID-19 secara airborne ternyata salah posting.Rekomendasi CDC soal penularan COVID-19 secara airborne ternyata salah posting. Foto: Tangkapan layar

Jalur penularan COVID-19 melalui aerosol atau airborne jadi perbincangan hangat beberapa waktu terakhir. Organisasi kesehatan dunia WHO secara resmi telah mengakui virus tersebut bertahan di udara dalam kondisi tertentu, yakni ruangan tertutup dan dipadati banyak orang.

"Beberapa kasus penularan yang terjadi dalam kerumunan di ruangan tertutup (indoor) menunjukkan kemungkinan penularan aerosol, dikombinasikan dengan penularan droplet, sebagai contoh, dalam paduan suara, di restoran, dan kelas kebugaran," tulis WHO dalam laporannya beberapa waktu lalu.





Simak Video "WHO Sebut Kemungkinan Penularan Corona Lewat Udara di Ruang Tertutup"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)