Selasa, 22 Sep 2020 15:00 WIB

Laporkan Kasus Terkonfirmasi, 4 Negara Ini Pastikan Risiko Reinfeksi COVID-19

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Virus Corona terbaru atau Sars-Cov-2 yang menjadi penyebab COVID-19 memang berbahaya. Tapi tampilannya di bawah mikroskop bisa sangat bertolak belakang. (Foto: NIAID)
Jakarta -

Sampai saat ini, setidaknya sudah ada empat kasus reinfeksi atau terinfeksi virus Corona untuk kedua kalinya yang dikonfirmasi terjadi di beberapa negara di dunia. Munculnya kasus ini semakin menimbulkan pertanyaan terkait kekebalan tubuh untuk melawan virus mematikan ini.

Meski sebelumnya kasus reinfeksi dianggap sebagai kemungkinan false positive, tetapi kasus-kasus ini membuktikan bahwa seseorang memang bisa terinfeksi virus untuk kedua kalinya. Bahkan di antara kasus ini, pasien tidak menunjukkan gejala apapun.

Berikut 4 negara yang sampai saat ini sudah mengkonfirmasi kasus reinfeksi yang telah dirangkum detikcom.

1. Hong Kong

Kasus reinfeksi COVID-19 pertama kali dialami pria berusia 33 tahun yang dikonfirmasi terjadi di Hong Kong. Pria ini menjadi pasien COVID-19 pertama yang dipastikan mengalami reinfeksi virus setelah sembuh 4 bulan sebelumnya.

Pria ini pertama kali terinfeksi dan mengalami gejala-gejala ringan, seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, dan sakit kepala pada Maret 2020. Tetapi, para peneliti di University of Hong Kong mengatakan pria ini kembali positif setelah kembali dari Spanyol, saat dites di bandara tanpa menunjukkan gejala apapun.

2. Belgia

Kasus reinfeksi juga terjadi di Belgia, dialami oleh seorang wanita yang terinfeksi Corona pertama kali pada Maret 2020 lalu. Setelah pulih ia kembali terinfeksi di pertengahan Juni.

Seorang virolog bernama Marc van Ranst mengatakan saat mengalami reinfeksi, wanita tersebut mengalami gejala-gejala ringan. Menurutnya, mungkin wanita tersebut tidak membentuk antibodi yang cukup untuk mencegah terjadinya reinfeksi.

3. Belanda

Reinfeksi Corona ketiga dikonfirmasi terjadi di Belanda. Kali ini pasien yang mengalami reinfeksi adalah orang lanjut usia yang memiliki sistem imunitas yang melemah.

Menurut virolog Marion Koopmans, karena sudah berusia lanjut inilah yang membuat pasien tersebut rentan mengalami reinfeksi virus Corona. Kondisi pasien yang mengalami reinfeksi itu dikonfirmasi oleh pejabat kesehatan setempat pada Selasa, 25 Agustus 2020.

4. Korea Selatan

Kasus reinfeksi keempat dilaporkan terjadi di Korea Selatan yang dialami oleh seorang wanita asal Seoul. Awalnya, ia didiagnosis dengan COVID-19 pertama kalinya pada Maret, dan dinyatakan positif pada awal April.

Kemudian wanita ini mengalami reinfeksi dengan gejala ringan yaitu batuk, sekitar enam hari pasca dua tes RT-PCR yang dilakukannya menunjukkan hasil negatif. Melihat kasus ini, wakil direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korsel Kwon Joon-wook mengatakan sedang melakukan penelitian terkait kasus reinfeksi ini.

Pihak berwenang di negara tersebut meyakini bahwa pasien wanita tersebut mungkin terinfeksi lewat rute yang berbeda. Tapi, tetap membutuhkan penelitian lebih dalam untuk mengetahui jalur transmisinya. Dugaan lainnya mengatakan bahwa pasien reinfeksi tersebut kemungkinan tertular virus Corona, sebelum tubuhnya berhasil mengembangkan kekebalan virus.



Simak Video "Riset Ahli Soal Kasus Pasien Sembuh Corona Kembali 'Terinfeksi'"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/sao)