Selasa, 22 Sep 2020 20:00 WIB

Jadi Relawan Vaksin Moderna, Pria Ini Beberkan Rasanya Ikut Uji Klinis

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Virus corona: Para pemimpin dunia sepakat galang Rp120 triliun demi ciptakan vaksin virus corona Cerita relawan vaksin Corona Moderna. (Foto ilustrasi: BBC World)
Jakarta -

Sejumlah kandidat vaksin Corona COVID-19 yang potensial kini tengah melakukan uji klinis fase 3. Salah satunya adalah vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan biotek Moderna di Amerika Serikat (AS) dengan nama mRNA-1237.

Salah seorang relawan, Jonathan Penman (24) dari Omaha, AS, membagikan pengalamannya selama mengikuti uji klinis vaksin tersebut. Ia mengaku jadi relawan vaksin Corona karena banyak orang, yang termasuk kelompok rentan, tinggal bersamanya di dalam rumah.

"Sejauh ini baik. Hanya sedikit terasa lelah setelah suntikan kedua. Ada sedikit rasa tidak enak, tapi itu saja," kata Penman, dikutip dari Healthline.

Menurut Penman, menjadi relawan vaksin Corona adalah keputusan yang tepat saat pandemi seperti ini. "Saya pikir ini pasti mungkin bisa menyelamatkan hidup saya. Tapi, kami tentu tidak tahu," ujarnya.

Sama halnya dengan uji klinis vaksin Corona lainnya, sebelum disuntik, Penman harus menjalani tes COVID-19 terlebih dahulu. Apabila hasilnya negatif, maka ia bisa mendapatkan suntikan vaksin pertama.

"Hasilnya negatif, jadi saya mendapatkan suntikan pertama," ucap Penman.

"Semuanya baik-baik saja dan sebulan kemudian kami melakukan hal yang sama (tes COVID-19) dan sekali lagi hasilnya negatif," jelasnya.

Uji klinis fase 3 vaksin Corona Moderna rencananya akan bisa rampung dalam waktu dekat. Disebutkan, uji klinis vaksin ini diikuti oleh 30.000 relawan.

Dari jumlah relawan itu, setengah di antaranya akan diberikan plasebo dan setengahnya lagi vaksin. Setiap relawan akan diberikan suntikan kedua setelah 28 hari mendapatkan suntikan pertama.



Simak Video "BPOM Sebut Tak Ada Efek Samping Berat pada Relawan Vaksin Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)