Senin, 28 Sep 2020 18:18 WIB

Gejala Batu Ginjal, Penyebab dan Cara Mengobatinya

Lusiana Mustinda - detikHealth
ilustrasi batu ginjal Batu ginjal. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Apa saja gejala batu ginjal? Dikutip dari Mayo Clinic, batu ginjal adalah endapan keras yang terbuat dari mineral dan garam yang terbentuk di dalam ginjal.

Diet, kelebihan berat badan, beberapa kondisi medis dan suplemen serta obat-obatan tertentu adalah beberapa diantara banyak penyebab batu ginjal. Batu ginjal dapat memengaruhi bagian manapun dari saluran kemih, mulai dari ginjal hingga kandungan kemih. Seringkali, batu terbentuk ketika urin menjadi pekat, memungkinkan mineral mengkristal dan saling menempel.

Mengeluarkan batu ginjal bisa sangat menyakitkan, tetapi batu tersebut biasanya tidak menyebabkan kerusakan permanen jika diketahui di waktu yang tepat. Untuk mengeluarkan batu ginjal sangat bergantung kondisi Anda. Anda mungkin saja memerlukan obat pereda nyeri dan minum banyak air.

Dalam kasus lain, misalnya jika batu bersarang di saluran kemih, terkait dengan infeksi saluran kemih atau menyebabkan komplikasi, pembedahan mungkin diperlukan. Biasanya dokter akan merekomendasikan perawatan pencegahan untuk mengurangi risiko batu ginjal berulang. Terutama jika Anda termasuk yang berisiko tinggi untuk kambuh.

Gejala batu ginjal

Gejala batu ginjal ringan biasanya tidak akan menimbulkan gejala sampai batu itu bergerak dalam ginjal Anda atau masuk ke ureter, saluran yang menghubungkan ginjal dan kandung kemih. Jika tersangkut di ureter, itu dapat menghalangi aliran urin dan menyebabkan ginjal membengkak dan ureter kejang yang bisa sangat menyakitkan.

Pada saat itu, Anda mungkin mengalami tanda dan gejala batu ginjal berikut:

- Nyeri hebat dan tajam di bagian samping dan punggung, di bawah tulang rusuk
- Nyeri yang menjalar ke perut bagian bawah dan selangkangan
- Nyeri yang datang secara bergelombang dan intensitasnya berfluktuasi
- Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil

Tanda dan gejala batu ginjal lain termasuk:

- Urin berwarna merah muda, merah atau cokelat

- Urin keruh atau berbau tidak sedap
- Kebutuhan terus menerus untuk buang air kecil, buang air kecil lebih sering
- Mual dan muntah
- Demam dan menggigil jika terjadi infeksi
- Nyeri yang disebabkan oleh batu ginjal dapat berubah, misalnya berpindah ke lokasi lain atau meningkat intensitasnya saat batu bergerak melalui saluran kemih Anda.

Kapan harus ke dokter

Sebaiknya cari pertolongan medis jika gejala batu ginjal dirasa semakin parah seperti ini:

- Nyeri sangat parah sehingga Anda tidak bisa duduk diam atau menemukan posisi yang nyaman
- Nyeri disertai mual dan muntah
- Darah di urin Anda
- Kesulitan buang air kecil
- Nyeri disertai demam dan menggigil

Penyebab batu ginjal

Batu ginjal sering kali tidak memiliki penyebab tunggal yang pasti, meskipun beberapa faktor dapat meningkatkan risiko Anda.

Batu ginjal terbentuk ketika urin mengandung lebih banyak zat pembentuk kristal seperti kalsium, oksalat dan asam urat daripada yang dapat dilarutkan oleh cairan dalam urin. Pada saat yang sama, urin Anda mungkin kekurangan zat yang mencegah kristal saling menempel, menciptakan lingkungan yang ideal untuk pembentukan batu ginjal.

Jenis batu ginjal

1. Batu kalsium
Kebanyakan batu ginjal adalah batu kalsium, biasanya berbentuk kalsium oksalat. Oksalat adalah zat yang dibuat setiap hari oleh hati atau diserap dari makanan Anda. Buah dan sayuran tertentu seperti kacang-kacangan dan cokelat memiliki kandungan oksalat yang tinggi.

Faktor makanan, vitamin D dosis tinggi, operasi bypass usus dan beberapa gangguan metabolisme dapat menyebabkan konsentrasi kalsium atau oksalat dalam urin.

Batu kalsium juga bisa terjadi dalam bentuk kalsium fosfat. Jenis batu ini lebih sering terjadi pada kondisi metabolik seperti asidosis tubulus ginjal. Ini juga dapat dikaitkan dengan obat-obatan tertentu yang digunakan untuk mengobati migrain atau kejang seperti topiramate.

2. Batu struvite
Batu struvite terbentuk sebagai respon terhadap infeksi saluran kemih. Batu-batu ini dapat tumbuh dengan cepat dan menjadi cukup besar, terkadang dengan sedikit gejala atau sedikit peringatan.

3. Batu asam urat
Batu asam urat dapat terbentuk pada orang yang kehilangan terlalu banyak cairan karena diare kronis atau malabsorbsi, mereka yang makan makanan berprotein tinggi dan mereka yang menderita diabetes atau sindrom metabolik.

Itulah beberapa hal tentang gejala batu ginjal dan juga cara mengatasinya.



Simak Video "Awas! Diabetes Mengintai Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)