Selasa, 29 Sep 2020 13:30 WIB

Deretan Menteri Kesehatan yang Mundur karena Gagal Atasi Pandemi COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Deretan menkes dunia yang mundur akibat pandemi COVID-19. (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Angka penularan virus Corona COVID-19 di seluruh dunia masih naik cukup signifikan setiap harinya. Akumulasi infeksi Corona telah mencapai 33 juta orang seluruh dunia.

Berbagai cara dilakukan untuk menekan laju penularan Corona, mulai dari pemberlakukan lockdown baik skala kecil hingga menutup akses keluar-masuk suatu negara. Meski demikian, tidak semua negara sukses mengurangi infeksi COVID-19, bahkan beberapa negara melaporkan lonjakan kasus baru setiap harinya.

Setelah diterpa banyak kritikan karena tak bisa mengatasi pandemi COVID-19, menteri kesehatan di beberapa negara memutuskan mundur. Berikut deretan menteri kesehatan yang mundur karena gagal atasi pandemi COVID-19 seperti yang dirangkum detikcom dari berbagai sumber.

1. Menkes Selandia Baru

Menteri Kesehatan Selandia Baru, David Clark, mengundurkan diri pada 2 Juli 2020. Sebelum memutuskan mundur, Clark banyak mendapat kritikan lantaran melanggar kebijakan lockdown yang ia terapkan sendiri.

Bahkan, di saat Selandia Baru masih kewalahan menangani lonjakan kasus, Clark tertangkap basah berlibur bersama keluarnya ke pantai. Clark juga menyampaikan keberadaannya dengan tetap menjabat Menteri Kesehatan memicu 'gangguan yang tidak membantu' bagi upaya pemerintah menghadapi pandemi Corona.

"Semakin jelas bagi saya bahwa kelanjutan peran saya telah mengganggu respons pemerintah secara keseluruhan terhadap COVID-19 dan pandemi global," ucap Clark dalam konferensi pers di parlemen Selandia Baru, kata Clark dukutip dari Reuters.

2. Menkes Belanda

Menteri Kesehatan Belanda Bruno Bruins mengundurkan diri pada 19 Maret 2020. Sebelum mundur, Bruins dilaporkan mengalami kolaps akibat kelelahan bekerja saat memimpin penanganan COVID-19.

Bruins juga jatuh pingsan ke lantai karena kelelahan pada rapat parlemen yang membahas penanganan virus Corona. Kondisi fisiknya yang lemah membuatnya tidak lagi mampu mengemban tugas terlebih ia disebut terus menerus mengikuti rapat yang tak kunjung berakhir.

3. Menkes Republik Ceko

Menteri Kesehatan Republik Ceko Adam Vojtech secara mengejutkan mengundurkan diri pada 21 Agustus 2020. Disebutkan bahwa alasan terbesar pengunduran dirinya diakibatkan karena banyaknya kritikan terhadapnya atas kasus COVID-19 di Ceko yang terus naik.

Vojtěch mengatakan bahwa dia telah melakukan yang terbaik untuk mengelola epidemi COVID-19 di Republik Ceko, dan dia bangga dengan perubahan dalam perawatan kesehatan yang telah terjadi selama dia menjabat sebagai Menteri Kesehatan.

Lonjakan kasus di Republik Ceko telah menjadi yang tercepat kedua di Eropa dalam dua minggu. Terlebih, sebelum dimulainya musim panas, pemerintah Ceko mencabut hampir semua pembatasan yang diberlakukan selama gelombang pertama pandemi.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Sering Dipertanyakan, Ini Lho Mandat Jokowi untuk Terawan Atasi Corona"
[Gambas:Video 20detik]