Rabu, 30 Sep 2020 13:07 WIB

5 Provinsi yang Warganya Paling Merasa 'Sakti' Tak Akan Kena Corona

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Kampung Rawa Pasung RW 22, Kelurahan Kota Baru, Bekasi, Jawa Barat, disebut sebagai kampung siaga COVID-19. Kampung ini dipenuhi mural tentang bahaya Corona. Virus Corona COVID-19 (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo, menyebut tingginya kasus Corona di Indonesia disebabkan banyaknya warga yang masih meremehkan COVID-19.

"Ada lima provinsi teratas yang masyarakatnya percaya tidak akan terpapar COVID. Pertama itu DKI angkanya berada pada posisi 30 persen, Jawa Timur 29 persen, Jawa Tengah 18 persen, Jawa Barat 16 persen, serta Kalimantan Selatan 14 persen," kata Doni dalam siaran pers BNPB melalui kamal YouTube, Senin (28/9/2020).

Meski data ini diambil dari bulan Juli 2020 dan sudah mulai banyak orang yang merubah pola perilakunya untuk melakukan pencegahan COVID-19, Doni tetap menegaskan agar masyarakat tidak lengah dalam menghadapi penyakit ini.

"COVID bukanlah rekayasa, COVID bukan konspirasi," tegas Doni.

"Kita tidak boleh anggap enteng, kita tidak boleh menganggap remeh, beberapa provinsi telah mengalami kemajuan, tetapi ini pun tidak boleh kendor. Begitu kendor, bisa-bisa kasusnya meningkat lagi," jelasnya.

Doni pun menjelaskan, ia dan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi tentang COVID-19, agar kesadaran masyarakat akan ancaman penyakit ini tetap terjaga dengan baik.

Berikut detail perkembangan kasus virus Corona COVID-19 di DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Kalimantan Selatan per 29 September 2020.

DKI Jakarta:

- Total kasus: 72.577
- Kasus sembuh: 58.775
- Kasus meninggal: 1.716

Jawa Timur:

- Total kasus: 43.450
- Kasus sembuh: 36.708
- Kasus meninggal: 3.162

Jawa Tengah:

- Total kasus: 22.205
- Kasus sembuh: 15.834
- Kasus meninggal: 1.409

Jawa Barat:

- Total kasus: 21.759
- Kasus sembuh: 13.279
- Kasus meninggal: 405

Kalimantan Selatan:

- Total kasus: 10.289
- Kasus sembuh: 8.746
- Kasus meninggal: 419



Simak Video "Mari Lakukan Protokol Kesehatan untuk Membantu Sesama"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)