Minggu, 04 Okt 2020 06:58 WIB

Dikaitkan dengan Game Viral 'Among Us', Apa Sih Impostor Syndrome Itu?

Ayunda Se - detikHealth
Teenage grl sitting on a staircase outside feeling depressed Impostor syndrome bukan diagnosis resmi dalam psikologi (Foto: iStock)
Jakarta -

Baru-baru ini, viral game Among Us di kalangan anak muda, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Game Aamong Us menampilkan karakter berwarna-warni dengan masing-masing tugas yang berbeda.

Tidak hanya seru-seruan, game ini juga membutuhkan strategi. Salah satu karakter bernama 'impostor' bertugas membunuh karakter lain tetapi sebisa mungkin tak diketahui.

Bahkan, sang 'impostor' bisa saja mengelabui karakter lain, dengan menuduh merekalah impostor sebenarnya. Game yang sederhana namun butuh trik 'menipu dan mengelabui' ini menjadi alternatif menghabiskan waktu bersama teman-teman saat merasa bosan.

Namun, apakah karakter 'impostor' dalam game Among Us ini ada kaitannya dengan impostor syndrome?

Psikolog klinis Kasandra Putranto dari Kasandra & Associate mengatakan bahwa Impostor Syndrome ini sebenarnya tidak secara resmi ada. Para psikolog dan psikiater biasanya akan menggunakan istlah-istilah yang memang sudah disepakati dan masuk penggolongan diagnosa tersebut.

"Impostor syndrome ini bukan hasil dari konsesus atau hasil penelitian dari para ahli yang kemudian dijadikan golongan atau diagnosa yang tepat," papar Kasandra, saat ditemui detikcom, Jumat (2/10/2020).

"Istilah impostor syndrome ini juga bagi saya semacam diagnosa keranjang sampah. Akhirnya semua kriteria dimasukkan. Jadi orang merasa 'oh mirip ya' ini juga secara psikologis ada kondisi psikologis sendiri yang akhirnya mungkin atau suka self diagnosis," tambahnya.

Selain itu, Kasandra juga mengatakan bahwa para ahli tidak melihat Impostor Syndrome ini sebagai suatu diagnosa klinis, melainkan istilah yang diciptakan oleh orang awam.

Kasandra juga menambahkan, tampaknya masyarakat saat ini sangat suka untuk memberikan label. Dan mungkin juga dikaitkan dengan self diagnosis akhirnya diagnosa terhadap diri sendiri, sehingga banyak istilah-istilah itu digunakan untuk menjelaskan kondisi-kondisi yang khas.



Simak Video "Game Viral Among Us dan Diagnosa Impostor Syndrome"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)