Jumat, 09 Okt 2020 05:43 WIB

Sisa Gas Air Mata Masih Bikin Mata Perih Pagi Ini? Begini Mengatasinya

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Fasilitas umum menjadi sasaran amuk massa. Salah satunya halte TransJakarta HI dan Sarinah. Berikut foto-foto suasana terkininya. Sisa-sisa demo menolak omnibus law (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Sisa-sisa gas air mata biasanya masih tersisa di sekitar lokasi demo hingga keesokan harinya. Begini cara mengilangkan perih akibat sisa-sisa gas air mata yang mungkin masih ada.

Hujan yang mengguyur beberapa titik di Jakarta mungkin membantu meredakan efek gas air mata. Namun jika masih ada sisa-sisa pedih di mata, umumnya hal itu wajar dirasakan di sekitar lokasi demo.

Jika harus melintas di lokasi yang masih ada sisa-sisa gas air mata, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

1. Bergegas

Sebisa mungkin tidak perlu berlama-lama berada di sekitar bekas lokasi demo. Beberapa orang mungkin tertarik mengabadikan puing-puing halte yang terbakar. Jika memang sangat perlu, lakukan sesingkat mungkin dan segera berlalu agar tidak terlalu banyak serbuk yang terhirup.

2. Ganti pakaian

Segera setelah sampai di tempat yang lebih aman, ganti pakaian dengan yang bersih. Usahakan sesedikit mungkin menyentuh area yang paling banyak terpapar. Cuci pakaian yang terkontaminasi, terpisah dari pakaian lainnya.

3. Mandi dan keramas

Bersihkan juga sisa-sisa serbuk gas air mata yang mungkin menempel di permukaan tubuh, baik di badan maupun di kepala. Mandi pakai sabun dan keramas hingga bersih sangat dianjurkan.

4. Bilas jika mata terasa perih

Jika mata telanjur perih, bilas dengan air yang benar-benar bersih selama kurang lebih 10-15 menit. Lepaskan lensa kontak dan jangan dipakai lagi.



Simak Video "Demo Berpotensi Jadi Klaster Corona, IDI Minta Pemerintah Antisipasi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)