Kamis, 15 Okt 2020 18:38 WIB

Golongan Darah O Disebut 'Kebal' Corona, Bagaimana Tipe Darah lainnya?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Sejak pandemi COVID-19 jumlah pendonor menurun padahal setiap harinya. DKI Jakarta memerlukan sekitar seribu kantong darah. Golongan darah O disebut lebih 'kebal' terhadap COVID-19. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Studi terbaru menunjukkan dan memperkuat bukti bahwa golongan darah O lebih 'kebal' COVID-19. Penelitian dari Denmark menunjukkan bahwa golongan darah O disebut tidak mengalami sakit yang parah, bahkan jika terinfeksi virus Corona.

"Kami tidak tahu apakah ini semacam perlindungan dari kelompok O atau apakah itu semacam kerentanan pada golongan darah lainnya," kata penulis senior makalah Denmark dan profesor klinis di Rumah Sakit Universitas Odense dan Universitas Denmark Selatan, Dr Torben Barrington.

Lalu bagaimana dengan golongan darah lainnya, apakah lebih rentan?

Sebuah studi yang dilaporkan di jurnal Blood Advances menunjukkan bahwa pasien COVID-19 golongan darah A, B, dan AB lebih mendominasi. Hal ini menunjukkan bahwa golongan darah tersebut lebih mungkin terinfeksi virus Corona.

"Fokus penelitian kami adalah pada efek keparahan golongan darah terhadap COVID-19. Kami mengamati kerusakan paru-paru dan ginjal. Dan dalam penelitian selanjutnya, kami ingin mengetahui efek golongan darah dan COVID-19 pada organ vital lainnya," jelas penulis studi Dr Mypinder Sekhon yang juga merupakan instruktur klinis di Division of Critical Care Medicine di University of British Columbia di Vancouver, Kanada.

Berdasarkan studi yang dilakukan di rumah sakit di Kanada, pasien COVID-19 dengan golongan darah A dan AB cenderung lebih membutuhkan ventilasi mekanis. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat cedera paru-paru pada orang yang bergolongan darah tersebut akibat virus Corona lebih tinggi.

Dikutip dari US News, dalam studi tersebut pasien golongan darah A dan AB juga lebih banyak membutuhkan dialisis untuk gagal ginjal.

Menurut para peneliti, pasien COVID-19 dengan golongan darah A dan AB kemungkinan juga bisa mengalami peningkatkan risiko disfungsi atau kegagalan organ tubuh, dibandingkan dengan golongan darah O dan B.

Selain itu, golongan darah A dan AB rata-rata membutuhkan waktu perawatan intensif yang lebih lama, yang mungkin mengindikasi infeksi COVID-19 yang lebih parah dari tipe darah lainnya.



Simak Video "Golongan Darah A Paling Berisiko Terinfeksi Parah Sars-CoV-2"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)
dMentor
×
Mindset dan Mental Pengusaha Sukses
Mindset dan Mental Pengusaha Sukses Selengkapnya