Jumat, 16 Okt 2020 19:30 WIB

Meski Tak Bisa Dibilang Obat, Herbal untuk COVID-19 Tetap Bermanfaat

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Indonesia adalah negara yang kaya dengan tumbuhan herbal yang biasa dijadikan sebagai ramuan tradisional di bidang kesehatan. Misalnya seperti kunyit, jahe, temulawak dan sebagainya.

Tapi, apakah ramuan dari bahan-bahan tersebut bisa menjadi obat untuk mengatasi infeksi COVID-19?

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan bahwa ramuan herbal tradisional ini bukanlah obat untuk mengatasi COVID-19. Ramuan ini hanya berfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh orang yang mengkonsumsinya.

"Jadi ramuan herbal itu pasti ada manfaatnya dan memang sudah menjadi kearifan tradisional, misalnya kunyit dan temulawak sudah biasa kita pakai," jelas Prof Wiku dalam bincang sehat yang disiarkan di YouTube BNPB, Jumat (16/10/2020).

"Mengkonsumsi ramuan herbal itu hanya untuk meningkatkan imunitas tubuh, hanya menjadi suplemen bukan obat," lanjutnya.

Selain itu, Prof Wiku juga mengatakan jika ramuan herbal itu terlalu banyak dikonsumsi juga tidak terlalu sehat. Bahkan efeknya menjadi berbeda di dalam tubuh.

"Kalau mengkonsumsi itu terlalu banyak juga tidak sehat. Dan kalau kita sedang sakit, mengkonsumsi itu efeknya juga tidak akan terlalu tinggi," kata Prof Wiku.



Simak Video "Mari Lakukan Protokol Kesehatan untuk Membantu Sesama"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)